We Serve With Hearth…
28 Feb 2017

Konsep Taman Rumah Sakit (Healing Garden)

Bangunan beton dan sekat sekat pembatas antar kamar pasien akan memberikan efek kejiwaan bagi pasien penghuni rumah sakit, ditambah peralatan peralatan yang ada sebenarnya memberikan pengaruh perasaan kejiwaan bagi pasien. Pengobatan modern dengan operasi dan obat-obatan memisahkan pasien dengan taman/ruang luar. Pasien ditempatkan di dalam ruangan tertutup, menggunakan penyejuk ruangan, berada dalam satu kamar dengan pasien lain, dan waktu kunjung keluarga yang terbatas. Semua itu memberikan perasaan yang tidak nyaman.

Saat ini, karena keterbatasan lahan, bangunan rumah sakit dirancang vertical (bangunan tinggi), sehingga tidak ada atau sedikit lahan yang digunakan untuk taman. Berbeda dengan pengobatan abad pertengahan, yang menyakini bahwa akses ke ruang luar (taman) bermanfaat bagi kesehatan pasien secara fisik dan mental. Ini akan membantu pasien dalam masa pemulihan, terutama bagi pasien dengan kondisi khusus. Rumah sakit yang dibangun pemerintahan Belanda di Indonesia, mempunyai ruang luar (taman) yang luas. Kamar pasien dengan jendela lebar mengarah ke taman. Antara satu bangunan dengan bangunan lain dihubungkan dengan koridor yang membelah taman, sehingga orang yang berkegiatan di rumah sakit dapat melihat dan menikmati pohon, rumput , dan suasana taman.

Taman dengan elemen alami; batu, kayu, tanaman, air, dan sinar matahari mampu memberikan efek yang menyenangkan, terutama bagi pasien yang dirawat di rumah sakit anak, klinik kanker, rumah sakit rehabilitasi, fasilitas untuk pasien luka bakar, dan klinik lansia. Taman dengan perancangan khusus mampu menghilangkan stress pada pasien, dapat meningkatkan daya tahan dan meningkatkan kekebalan tubuh secara alami. Ada empat hal dalam rancangan yang dapat membantu mengurangi stress: suasana alami, latihan-tubuh (bergerak), dukungan sosial, dan rasa terkendali terhadap lingkungan sekitar.

Semakin seseorang terlibat dengan lingkungan alami, maka rasa cemas akan semakin menurun dan rasa sakit semakin tak terasa, dengan cara melihat bunga yang berwarna warni dengan bermacam-macam karakter tanaman, melihat bayangan tanaman di air, melihat pemandangan sekitar, mendengar suara air, merasakan semilir angin di waktu pagi, dan menyaksikan gerakan kupu-kupu dan burung yang bertengger di antara tanaman. Taman rumah sakit harus mengakomodasi pengalaman rasa dari semua indera perasa. Di dalam taman terdapat ruang bagi pasien dan keluarga untuk bertemu, duduk, dan menikmati suasana taman. Ini akan memberikan kenyamanan bagi pasien dan keluarga.

21 Feb 2017

Hutan Vertikal Penyelamat Polusi di Cina

Salah satu negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia adalah negara China. Banyaknya penduduk di negara ini juga menyebabkan banyaknya penggunaan kendaraan bermotor, yang mana juga banyak mengeluarkan karbon monoksida. CO atau karbon monoksida adalah suatu jenis gas yang berbahaya bagi saluran pernafasan manusia khususnya pada organ tubuh paru-paru. China sekarang ini juga dikenal dunia sebagai salah satu negara yang kadar kebersihan udaranya sangat rendah, yang diakibatkan polusi kendaraan bermotor dan asap pabrik yang terlalu berlebihan di negara itu. Mungkin kalian juga pernah mendengar tentang udara pegunungan yang sampai dijual per kantong plastik untuk menghirup udara yang dirasa benar-benar bersih.

polusi_di_cina_1

Dan baru-baru ini China sedang menjalankan proyek pembangunan bangunan tinggi berisi hutan buatan dengan berbagai tumbuhan alami yang dimaksudkan untuk mengurangi polusi parah di negara itu, dan merupakan yang kesekian kalinya di dunia. Bangunan ini dibangun setelah China memecahkan rekornya untuk konstruksi jembatan kacanya. Hutan ini akan dibuat dengan membuat struktur dengan level bergantian antara bagian hijau atau disebut dengan “green tanks” dan bagian balkon, yang hampir sama dengan bangunan di Milan yang terkenal bangunan hutan vertikal yang tingginya mencapai 650 kaki.

Proyek pembangunan ini dinamakan dengan Nanjing Green Tower. Dua menara hijau akan berdiri kokoh di tengah kota Beijing dengan 1.100 pohon dan 2.500 tanaman gantung. Bagian hijau yang akan dilapisi dengan area seluas 6.000 meter persegi diharapkan untuk menyerap 25 ton gas karbon dioksida setiap tahun sembari menghasilkan 130 pound atau 60 kilogram oksigen setiap harinya. Puncak dari kedua menara ini akan dibangun sebuah kantor minimalis pada ketinggian 35 lantai. Di tempat lain di dalam bangunan ini akan dibangun sebuah museum yang dinamai dengan “a green architecture school” dan sebuah lantai pribadi yang dilengkapi dengan bar. Dan di menara yang lebih kecil, akan dibngun sebuah hotel bernam Hyatt hotel dengan 247 kamar dan dilengkapi dengan lantai puncak dan juga kolam renang.

polusi_di_cina_2

Sebuah podum dibawahnya juga akan disediakan beberap toko, food court, restoran, ruang pertunjukkan, dan ruang pertemuan. Bangunan hutan vertikal atau disebut “Vertical Forest” ini direncanakan akan rampung pada tahun 2018. Arsitek yang merancang bangunan ini adalah arsitek yang merancang bangunan hutan vertikal di Milan, Italy, dan diaerah Lausanne, Swiss. Pimpinan arsitek, Stefano Boeri telah mendesain beberapa bangunan bertema eco-friendly dan green projects di seluruh dunia yang meliputi sebuah “mountain forest hotel” di China dan “urban tree lounge”.

17 Feb 2017

Vertical Garden Membentuk Gedung Hijau di Kota Jakarta

Istilah kata tersebut di atas kini sudah tidak asing lagi untuk warga yang tinggal di kota besar seperti di Kota Jakarta. Untuk menemukan bangunan bangunan hijau kita tidak terlalu kesulitan menemukannya. Baik gedung-gedung pemerintah maupun gedung-gedung swasta atau perkantoran sudah mulai memfungsikan sebagai bangunan hijau yaitu dengan membuat vertical garden atau taman vertikal.

gedung_synthesis
Sumber : Gedung Synthesis Square MT Haryono – Jakarta

Tentunya tidak sedkit biaya yang dianggarakan untuk membuat taman vertikal ini, namun mempunyai multiplier efek yang cukup besar yaitu selain aspek estetika dapat, aspek lingkungan tentunya cukup dapat dirasakan diantaranya akan berdampak mengurangi polusi udara dan menurunakan suhu di dalam gedung. Cukup banyak penelitian yang telah dilakukan di negera negara maju seperti Singapore misalnya efek vertikal garden ini mampu menurunkan suhu di dalam gedung hingga 20 % dibandingkan dengan tanpa menggunakan vertical garden. Bahkan tanaman ini juga mampu berfungsi sebagai insolasi suara bising dari luar. Tentunya bisa kita hitung berapa penghematan energy yang bisa dinikmati oleh pengguna gedung seperti penggunaan AC dan pemakain energy listrik.

gedung_bca_bogor

Tentunya efek ini berbeda dengan tanaman rambat maupun tanaman cascade (menjuntai) karena tidak sepenuhnya tertanam di dalam struktur dinding sehingga kurang memberikan efek lingkungan terhadap gedung kecuali hanya sebatas unsur estetika dan gedung “ramah lingkungan” , namun jika dengan ditanam dengan vertical gareden baru bisa diperhitungkan efek lingkungannya karena melibatkan jumlah tanaman berjumlah massal yang berperan besar dalam mensuplay oksigen. Jadi fakta ini dapat kita bedakan antara vertical garden dengan konsep tanaman rambat (climber plant) maupun tanaman menjuntai (cascade plant). Kedua jenis tanaman ini memerlukan waktu yang cukup lama untuk menutup fasad bangunan namun vertikal garden ketika selesai ditanam langsung menutup fasad bangunan.

gedung_bca_bogor2

Beberapa gedung bisa kita jumpai seperti gedung di Harmoni, Gedung Kementrian Pendidikan di Jakarta pusat, Apartemen di Senayan, Gedung property di Jakarta selatan, Gedung pusat Training BCA di Bogor, Tower di Jakarta Utara, Super Mall di Bintaro dan beberapa tempat lain tidak begitu sulit kita temukan. Hal ini akan dapat menggugah dan menyadarkan para pemain property di Kota Kota besar untuk berperan aktif dalam rangka menjadikan kota Jakarta yang indah dan ramah lingkungan dan diharapkan menjadi Kota Ekowisata Megapolitan dan memberikan contoh kepada kota kota lain di Indonesia.

Sumber : Gedung Pusat Training BCA Bogor

Jika harapan dan impian Kota hijau itu tercapai akan terwujud Kota metropolitan dan megapolitan yang ramah lingkungan dan indah sehingga program pemerintah dalam membuat Ruang terbuka Hijau akan terwujud dengan mudah.

14 Feb 2017

Penataan Lansekap di Area Semi Teduh

Kegiatan penghijauan yang mengutamakan unsur etetika dan ramah lingkungan tidak terlepas dari bagaimana cara penataan dan penentuan material penyusunnya. Penataan area lansekap yang terdiri dari unsur hardscape dan softscape akan membentuk satu kesatuan yang utuh secara tematis dalam menunjang keberhasilan suatu taman.

Faktor yang tidak kalah pentingnya adalah penentuan jenis tanaman. Dalam ilmu tanaman beberapa jenis tanaman sesuai kebutuhan terhadap cahaya bagi kelangsungan tumbuhnya di golongkan dari tingkatan tanaman C1 sampai C4, dimana tanaman golongan C1 adalah jenis tanaman yang bisa tetap tumbuh dengan minim cahaya ( 1000 – 2000 lux) dan tanaman C4 adalah tanaman yang dapat tumbuh maksimal dengan memmbuthkan cahaya penuh ( diaatas 4000 lux).

Fakta di lapangan terutama di kota kota besar diakui sangat jarang sekali diperoleh lahan yang benar benar terbuka yang dikarenakan pesatnya pembangunan infra struktur dan propoerti property bangunan yang menjulang tinggi. Disamping lahan terbuka yang memang makin terbatas, jika masih ada pun hanyalah tinggal pohon pohon tua dan tinggi yg sengaja tumbuh hidup di daerah itu yg umurnya sudah puluhan tahun. Yang terjadi adalah cukup terlihat dimana mana terdapat lahan kosong dibawah pohon pohon tinggi tersebut maupun lahan yang telah terjepit dan berada diantara gedung gedung yang tinggi baik perkantoran, apartemen, gedung serbaguna dll. Lahan lahan kosong itu dirasa sangat mengganggu seolah tidak terpelihara dan beberapa upaya rupanya telah dilakukan penanaman namun tidak berumur lama dan mati sehingga yang terlihat hanyalah celah lahan lahan yang kosong yang kurang enak dipandang mata.

hardscape-01

Perlunya pengetahuan akan ilmu tanaman dan arsitektur lansekap sangat diperlukan untuk menata di area area seperti kondisi ini yang jumlahnya cukup banyak di kota kota besar. Disatu sisi Ruang Terbuka Hijau bisa terwujud dan disisi lain keindahan dan ramah lingkungan pun tercapai tujuannya walaupun berada di area teduh/semi teduh.

Biasanya untuk area yang tidak memungkinkan ditanam rumput mengingat rumput membuutuhkan pencahayaan penuh biasa ditanami dengan jenis tanaman dracaena, calatea, sirih sirih an dan philodendron, sedangkan hardmaterial unt area yang tidak terkena sinar matahari disusun dengan komponen batu batuan berupa stepping maupun penataan koral . Kombinasi tanaman dan hardscape batu maupun koral ini sebagai penyusun lansekap akan menghadirkan suasana yang tidak kalah asrinya dengan taman taman tropis di area yang terbuka. Khusus untuk area yang cukup besar bisa ditambahkan area playground yang dilengkapi dengan fasilitas jogging track sebagai komponen hardscape baik dari batu stepping maupun paving blok. Jadi di area yang teduh pun yang terhimpit diantara gedung gedung tinggi masih dapat kita jumpai taman taman asri dan indah yang bisa dinikmati keindahannya.

taman_teduh

Aplikasi ini juga bisa dikerjakan untuk area-area kecil di ruang tengah maupun bagian rumah yang dapat dinikmati dari living room, yaitu dengan penataan tanaman teduh seperti jenis bromelia, calatrea, philodendron ditambah material koral koral, batu taman maupun pasir putih sebagai komponen penyusun taman. Umumnya jenis taman semi teduh adalah taman yang tergolong low maintenance artinya tidak membutuhkan perawatan ekstra dan tidak terlalu memerlukan air untuk penyiramannya. Frekuensi kebutuhan air lebih mempunyai rentang waktu yang lebih lama daripada taman tropis yang mutlak membutuhkan penyiraman setiap harinya.

Jadi mulai saat ini tunggu apa lagi… Manfaatkan sisa sisa halaman belakang , ruang tengah yang minim cahaya maupun area di celah celah bagunan tinggi maupun di bawah pohon pohon besar untuk dibuat lansekap bertema taman teduh yang low maintenance.

08 Feb 2017

SERIAL PEMELIHARAAN VERTICAL GARDEN (1)

RENOVASI DAN PERBAIKAN TAMAN VERTIKAL

Dalam kurun waktu 5 tahun terakhir perkembangan bisnis Vertical Garden semakin berkibar khususnya di kota-kota besar. Hal ini mulai terlihat beberapa gedung di tepi jalan utama maupun di wilayah fasilitas umum dipasang vertical garden.
Belum lagi ditambah instansi instansi di sekitar jalan raya dan perhotelah yang marak ditanam vertikal garden. Suasana tersebut tentunya menambah semaraknya kota yang semula terkesan panas akibat padatnya lalu lintas kendaraan bermotor menjadi terkesan ramah lingkungan dan di harapkan akan berdampak juga mengatasi polusi udara yang menjadi salah satu problem di perkotaan.

Seperti kata pepatah membangun lebih mudah dari pada memelihara, semboyan itu ternyata berlaku juga untuk pembuatan vertikal garden. Banyak bangunan-bangunan yang semula menggunakan vertikal garden baik gedung-gedung perkantoran sampai dinding dinding rumah pribadi maupun area umum . Semula vercikal garden tampak indah dipandang mata namun ternyata tidak sampai 1 tahun bahkan ketika sdh melewati waktu lebih dari 1 tahun tidak sedikit kita jumpai vertikal garden itu menjadi kering bahkan sudah tidak terawat atau pun dibiarkan tumbuh liar begitu saja.

taman_vertikal_raffles_hills_1

Banyak faktor yang menyebabkan vertical garden mengalami kondisi seperti ini baik menyangkut pemilik maupun penyedia jasa vertical garden itu sendiri. Kurangnya perhatian penyedia jasa taman vertikal kepada para pengguna jasa ini salah satu penyebab faktor rentannya kerusakan vertical garden.

Bisnis yang hanya berorientasi pada keuntungan semata tanpa mengedepankan perhatian kepada pengguna jasa tersebut menimbulkan efek negatif yang berdampak pada kelangsungan hidup taman vertikal. Terkadang penyedia jasa hanya jual putus atau tidak mau lagi memfollow-up perkembangan pertumbuhan vertical garden seolah-olah bahwa vertical garden tersebut adalah sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemilik setelah melewati masa retensi. Padahal sebagian besar konsumen adalah awam untuk memelihara vertical garden.

Melihat kondisi dan fakta-fakta tersebut diatas kami sebagai salah satu penyedia jasa perintis taman vertikal mempunyai bagian khusus yang melayani perbaikan-perbaikan maupun redesain (mendesain kembali) taman vertikal yang telah ada agar kembali tumbuh dengan normal, misalnya dengan penggantian tanaman, perbaikan system maupun merubah pola desain dengan tanaman tanaman yang low maintenance serta system instalasi irigasi yang lebih sederhana agar konsumen lebih mudah memahami pemeliharaan taman vertikal. Selain itu untuk rawatan rawatan rutin dengan system kartu control juga kami lakukan sehingga jika terjadi troble di sub system taman vertikal cepat dapat diketahui dan langsung ditangani oleh team khusus kami yang bertanggung jawab menangani layanan service rawatan /perbaikan vertical garden.

Adanya layanan khusus ini diharapkan para penggemar taman vertikal yang telah lama maupun baru memasang vertical garden di rumah/kantor/gedung maupun tempat tempat lainnya merasa nyaman dan aman dengan mempercayakan kepada kami untuk merawat vertical garden yang telah dimilikinya sehingga tanaman tetap akan tumbuh subur, dan tetap terjaga keindahannya.