We Serve With Hearth…
31 Mar 2017

Garden Maintenance – Kunci Keberhasilan Penataan Landsecape (Taman)

Manusia hidup tidak lepas berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Keselarasan interaksi alam dan manusia akan menjadikan kehidupan manusia tentram dan nyaman. Manusia yang diberikan akal dan pikirannya dituntut untuk berkreasi positif dalam berkonstribusi manata lingkungan disekitarnya. Sikap memiliki dan kepedulian terhadap lingkungan akan membuat lingkungan pun bersahabat dengan manusia. Demikian pula dengan taman yang dibuat sebagai eleman pelengkap alam sekitarnya yang dibuat manusia harus selaras dengan suasana makro maupun mikro nya baik kesesuaian tumbuh maupun tingkat keawetannya (sustainable). Untuk mencapai keselarasan, keawetan maupun keindahan pertamanan tidak terlepas dari kegiatan dan kaidah kaidah perawatan. Ibarat tubuh , taman pun harus selalu dirawat.

Gambar Taman Rumah Minimalis-9

Taman yang dirawat sesuai dengan tata aturan perawatan dan penanganan serta di dukung oleh personal yang memiliki rasa cinta terhadap tanaman. Akan berdampak pada keawetan dan keindahan taman yang dibuatnya. Hal tersebut setiap pemilik dituntut memiliki sense of belonging dan kepedulian terhadap taman yang telah dibuatnya. Aturan aturan teknis seperti: pemupukan, pemangkasan, penjarangan, pencegahan hama penyakit, seleksi bibit, penggemburan media tanam mutlak harus dimiliki ilmunya untuk menjadikan taman semakin indah dan subur.

Dalam sekop yang besar dan skala bisnis, kaidah kaidah ini harus dimiliki oleh pelaku usaha atau perusahaan bahkan hal ini bisa dijadikan Icon, visi maupun misi dari perusahaan yang bergerak di bidang jasa landscaping. Karena unsur terbesar dalam bidang ini adalah seni dan adanya sense of belonging. Tidak semata faktor untung rugi saja yang menjadi bahan pertimbangan dan tujuan namun kelangsungan usaha yang sustain yang seharusnya dijadikan tujuan utama perusahaan.

taman tropis1

Dengan penanganan garden maintenance yang professional baik dilengkapi dengan unsur non teknis seperti safety tools, knowledge, material support maupun teknis dan kompetensi personalnya perusahaan yang bergerak di bidang maintenance ini akan sustaian dalam menjalankan usaha pertamanan. Hal ini berlaku juga untuk semua ide pertamanan seperti vertical garden, Roof garden, hanging garden, Dry garden maupun pekerjaan hardscape.

Jika taman tumbuh subur, awet dan semakin indah akan otomatis dijadikan referensi yang bisa dipertanggungjawabkan serta portofolio yang real untuk mengerjakan project project ditempat lain, apalagi pernah menangani project project yang cukup prestisious seperti hotel hotel, taman gedung, restoran , public area, Properti dll. Tidak perlu perusahaan bersusah payah cari orderan project, dengan modal perawatan yang professional pun, otomatis permintaan dari pihak pihak lain akan terus mengalir. Jadi tunggu apa lagi, sesuatu yang terkadang kecil namun kalau ditangani secara professional dan diikuti rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap tanaman ( taman –red) maka usaha ini akan memberikan dampak positif yang cukup menjanjikan.

07 Mar 2017

Mengenal Taman Vertikal di Dinding Ruangan Indoor

Dewasa ini istialah taman penghijauan di bidang vertikal sudah tidak asing lagi khuusnya di Kota Kota besar terutama di Jakarta, Beberapa gedung Pemerintah, Pertokoan , Mall – Mall besar, Tiang Tiang jembatan Layang terpasang vertikal garden sebagai solusi mengurangi dampak pemcemaran lingkungan /polusi udara. Gejala ini tidak ketinggalan dijumpai di rumah rumah kawasan elite yang pada umumnya dipasang di ruang belakang tepatnya menjadi satu kesatuan dengan kolam renang sebagai area privacy bagi pemilik rumah. Seiring dengan perkembangan waktu mulai terjadi pergeseran secara paralel untuk pembuatan taman vertikal ini. Model ini mulai secara berangsur diterapkan di area interior yang selama ini banyak dibuat di area ekterior karena memang banyak di supplay oleh cahaya matahari sebagai salah satu faktor utama yang menjadi kunci pertumbuhan tanaman.vega_indoor-1

Inovasi teknologi mampu menghasilkan cara baru dalam bertaman, dengan menggabungkan teknik struktural bangunan dan lanskap agar bisa menghasilkan satu konsep greeneries yang mampu menyesuaikan dengan kondisi fisik bangunan yang ada. Celah-celah area yang terbentuk dari komposisi struktural bangunan dapat dijadi media untuk bereksplorasi. Struktur masif dinding bisa disulap menjadikan area taman yang tidak kalah indahnya dibandingkan dengan hamparan taman yang luas.

Aplikasi dinding ”bertaman” atau yang populer dengan sebutan vertical garden tidak hanya pada ruang luar tetapi juga dapat diaplikasikan di ruangan dalam dan menjadi kesatuan dari konsep interior ruang.

Namun demikian untuk menerapkan konsep taman vertikal di dalam ruangan ada beberapa faktor yang perlu menjadi perhatian:

  1. Kebutuhan cahaya tetap menjadi kunci utama minimal diperlukan 2.000 lux , cahaya matahari dapat digantikan dengan penggunaan lampu Metal Hilide maupun Lampu LED yang dipasang dengan timer ( 6-7 jam /hari ). Pemasangan lampu cukup berjarak 80 – 120 cm dari tanaman agar tanaman tidak hangus.
  2. Sistem irigasi lebih direkomendasikan dengan system sirkuler artinya untuk menghindari ruangan becek air tampungan di Tarik kembali ke atas untuk mengairi tanaman.
  3. Jenis Tanaman dipilih yang tahan terhadap minimnya cahaya.

Komposisi tanaman yang sudah dirancang secara computerized, dalam pelaksanaannya diaplikasikan pada setiap modul. Dalam hal ini tanaman tersebut ditumbuhkan terlebih dahulu sebelum modul diaplikasikan pada dinding. Dengan demikian tanaman sudah tumbuh stabil dengan perakaran yang sudah melekat sempurna ke media tanamnya. Karena akan diaplikasikan di dalam ruangan, hendaknya dipilih jenis-jenis tanaman yang tahan hidup di lingkungan teduh seperti jenis pakis-pakisan (kadaka dan Adiantum atau suplir). Sebagai aksen ditanam beberapa jenis tanaman hias daun yang memiliki corak warna yang eksotis seperti Dracaena, Philodendron, Peperomia dan Bromelia. Kesemua jenis tanaman tersebut memiliki karakter tumbuh yang lambat dan memiliki perakaran serabut. Beberapa jenis tanaman yang direkomendasikan antara lain:

a. Dracaena surculosa
b. Dracena bamboo
c. Dracena jenis Maranta
d. Dracena compacta
e. Philodendron burlmenak
f. Philo xelum
g. Pholodendron golden
h. Philo local
i. Sirih gading
j. Jenis peperomia hijau
k. Bromeliad sp
l. Walisongo
m. Pakis /kadaka
n. Begonia sp

vega_indoor-2Namun demikian yang menjadi bahan catatan disini bahwa vertikal garden tidak secerapat pertumbuhannya di area ekterior /outdoor karena terbatasnya cahaya untukl pertumbuhan tanaman. Namun dengan bantuan pencahayaan lampu khsuusus vertikal garden indoor akan tetap bertahan selama manajemen pemeliharaan dilaksanakan sesuai dengan aturan. Kebutuhan air juga tidak terlalau banyak karena proses penguapan juga sedikit. Beberapa vertikal garden indoor di wilayah Jakarta dapat anda temui di gedung PP, Menara Rajawali, Hotel Ibis Budget Menteng, Lobby Apartemen Senopati dll. Jadi tidak perlu kuatir lagi jika anda hendak membuat vertical garden indoor di ruangan rumah maupun kantor anda.