Membahas bisnis vertikal garden, saat ini sudah tidak terdengar asing lagi dan aneh dibandingkan dengan 5 tahun yang lalu. Hampir setiap pelaku bisnis terutama yang berkutat pada bidang pertamanan maupun berjualan tanaman hias pun ikut berpartisipasi dalam bisnis ini.

Apa ini artinya? ternyata prospek bisnis ini cukup menjanjikan terutama di kota kota besar yang notabene memang mempunyai permasalahan yang besar dalam masalah lingkungan. Isu pemanasan global ditambah dengan tekanan lahan yang semakin besar dengan adanya pesatnya pembangunan property semakin menarik para pelaku usaha untuk berbisnis tanaman khususnya di bidang vertical garden ini.

Namun demikian ternyata untuk menekuni bisnis ini butuh bekal ilmu yang terintegrasi agar bisnis ini tidak temporary dan sustainable. Bahkan jika bisnis ini bias menjadi branded maka pasti para user akan selalu mencarinya bahkan arsitek dn kontraktor property pun akan selalu membutuhkan bantuan jasa ini.

bisnis vertical garden

Perlu penguatan perpaduan ilmu yaitu Ilmu pertanian, Ilmu seni dan saint , karena jika kurang menguasai ilmu ini tanaman akan mengalami gagal tumbuh dengan optimum di bidang vertical garden. Apalagi system vertical garden ini pada prinsipnya tanaman ditumbuhkan pada media non tanah dan harus disiram secara otomatis secara periodic dan mempunyai nilai seni baik organis maupun simetris sehingga mempunyai nilai jual.

Seseorang mempunyai dan menguasai ilmu tanaman maupun saint tetapi tidak berjiwa seni tentunya akan menghasilkan produk vertical garden hanya sekedar survive saja dan menjadi kurang menarik untuk dijual ke konsumen. Beda halnya jika menguasai dan selalu bereksperimen dalam penerapan tanaman di bidang vertical misalnya berdasarkan sifat dan karakter, kebutuhan cahaya, nutrisi masing masing komoditi tanaman tentunya akan menghasilkan karya seni yang hidup dan bernilai jual yang tinggi. Inilah yang akan menghasilkan produk yang branded dan selalu dicari para pecinta seni dan lingkungan untuk memasang vertical garden baik di rumah, kantor maupun gedung gedung komersial sehingga tampak asri, green dan ramah lingkungan.

Dari sisi cost sebenarnya memang menjadi bahan pertimbangan dalam penerapnnya di bidang property namun jika eksistensi dan perawatannya di jaga dengan baik akan berdampak positif dan efisien dalam penggunaan energy dalam kurun waktu berikutnya. Penerapan bisnis ini sebenarnya sudah banyak melaui beberapa penelitian para ahli baik di Eropa maupun Asia mengenai dampak dan benefit dari vertical garden baik darin sisi bisnis maupun perbaikan lingkungan terutama di daerah daerah kota besar /kota industri dalam rangka mengurangi efek negative dari masalah polusi udara dan global warning.

Dengan Filosofi memindahkan Hutan ke Kota maka slogan ini akan bernilai jual tinggi dalam membangun bisnis ramah lingkungan yang mendukung sector property yang sedang marak di Kota Kota besar.

Admin ( Januari 2018 )