Desember 2019

Tidak asing lagi bagi para penggemar hobi golf bahwa lapangan golf itu itu hanyalah berupa hamparan padang rumput bak permadani yang membentang dan bergelombang sesuai fuingsinya yang di lengkapi dengan pepohonan besar dan spot danau serta bak bak pasir /bunker. Hanya sebatas itu dari aspek lingkungan bio abiotiknya. Tak ketingalam kendaraan buggy lalu lalang leintasi par demi par untuk menuju hole satu ke hole berikutnya. Namun bagi penggemar olah raga tersebut yang dianggap sebagai hoby rutinitas akan terkesan monoton karena disekelilingnya hanyalah berupa hamparan hijau saja.

Tapi kini para owner dan pengelola club golf yang berskala komersial mulai menyadari arti pentingnya kelanjutan bisnis ke depannya khususnya untuk meningkatkan kenyamaan para konsumen dalam penggunaan lapangan golf yaitu dengan pengembangan inspirasi pola landscaping dalam penataan lapangan golf.

Secara psikologis varian warna yang terpampang dalam penglihatan mata di sekilingnmya akan mempengaruhi tingkat semangat seseorang dalam melakukan aktivitas . Maka dari itu kini pengelola lapangan golf mulai menata ulang dengan landscaping tematis ditiap blok lapangan golf. Penggunaan tanaman bunga yang bervariasi warna menghampar di setiap blok lapangan sehingga para penggemar golf benar benar menikmati dalam melakukan aktivitas permainannya. Bahkan sambil nunggu giliran memukul bola dalam olah raga beregu masih ada yang sempat selfi diantara hamparan taman yang seolah olah terkesan tidak sedang melakukan olah raga golf.

Penggunaan tanaman soka, aerva, coleus sp, pangkas kuning, cosandra kosta, ruelia sp, zephyranthus , dan arachis pintoy sebagai ground cover sering digunakan dalam penataan shrub. Untuk jenis pohon pelindung di area main gate sering digunakan trembesi maupun ketapang kencana yang memang mempunyai tajuk bertrap – trap dan melintang sehingga kanan kiri jalan saling menaungi akan menambah semarak pintu masuk area Golf.

Di dalam lapangan golf juga sering ditanam pohon Flamboyan bunga orange dan kuning, juga Pohon tabebuya kuning yang semakin menambah semarak lingkungan area permainan. Penggunaan unsur hardscape juga cukup menambah suasana semarak n seperti penggunaan batu paras, batu alam untuk tugu pengarah tiap blok permainan ( Hole ) dan jalan karpat pengerasan yang menghubungkan par satu ke par yang berikutnya.

Teknologi Springkle irigasi juga dapat diaplikasikan dalam landscaping lapangan golf dengan memanfaatkan system penyiraman rumput yang telah ada tinggal dibuat perluasan jaringan irigasi dengan system Zonasi penyiraman yang dapat diatur dengan Timer saat kapan penyiraman dilakukan.

Jadi pentingnya penataan komponen softscape maupun hardscape di area lapangan golf saat ini merupakan kebutuhan yang cukup mendesak untuk diterapkan ditengah tengah persaingan bisnis global yang memanfaatkan isyu lingkungan hidup.

Jadi Tunggu apa lagi….
By Admin – DQ