Mei 2020

Pandemi covid 19 yang kini masih melanda negeri kita sudah berjalan 3 bulan dan hingga kini belum adanya tanda kapan wabah ini akan berakhir. Hal ini memaksa hampir seluruh penduduk harus tinggal di rumah tanpa mengurangi kegiatan produktivnya misalnya pola kerja sektor formal dengan Work From Home dan sektor informal bisa juga mulai menggiatkan usaha bisnis online (daring). Untuk bidang usaha strategis yang terdiri 11 jenis masih diperbolehkan untuk melakukan aktivitas tentunya dengan tetap memperhatikan protocol kesehatan.

Hal yang tidak bisa dipungkiri bagi anda mungkin timbul rasa jenuh jika tdk melakukan usaha produktif atau melakukan kegiatan walau dikerjakan di rumah sekalipun. Bagi anda yang masih mempunyai sedkit lahan apalagi punya lahan depan samping dan belakang, bisa memanfaatkannya dengan membuat kolam dan sungai minimalis guna mendatangkan kesegaran dan kesejukan kembali di lingkungan rumah anda. Perpaduan hard scape maupun softscape bisa ditata sedemikian rupa sehingga suasana di alam natural bisa ditemukan juga di lingkungan rumah anda sendiri. Seolah anda akan berwisata alam tanpa keluar rumah dan menemukan hawa yang segar di rumah anda.

Langkah awal yang perlu anda susun adalah tentunya membuat lay out dari ide anda yg diinginkan yaitu tata letak dimana kolam dan aliran sungainya. Dan dimana posisi tanaman tanaman dalam penempatannya sesuai kebutuhan cahaya. Berikutnya adalah tentunya persiapan budget yang anda sediakan. Membuat taman maupun kolam tidaklah selalu mahal tergantung anggaran dan ide konsep yang akan anda inginkan. JIka anda mempunyai budget yang “cukup” anda dapat menggunakan jasa konsultan landscape untuk mengerjakannya sambil tukar knowledge dengan mereka.

Tidak lupa anda tentukan target waktu penyelesaian “mini project” tersebut agar biaya tidak over limit. Mulailah dengan mengidentifikasi kebutuhan material yang direncanakan dia awal sebelum proyek dimulai dengan perhitungan yang akurat agar terhindar dari tambah kurang material yg terkadang menggangu cash flow yang sdh dianggarakan, diupayakan seminimal mungkin ini terjadi.

Beberapa material yang perlu disiapkan dari awal bisa berupa liner HDPE (semacam terpal) yang elastis sebagai lapisan kolam agar tidak bocor, geotektille, batu kali, batu lavarock untuk filter alami dan batu steeping yg bisa dimanfaatkan untuk mini air terjun. Untuk kolam cukup dibuat galian 80m – 100 mtr dngan komposisi filter : air = 40 : 60 sudah cukup. Sedangkan galian untuk sungai cukup 5-15 cm kedalaman air, lebar sungai variatif bisa 10 sampai 40 cm dengan levelan tanah menurun dari kolam 1 ke kolam berikutnya agar terbentuk arus gemericik air. Di dasaran sungai dikasih koral maupun batu batu kerikil. (struktur kolam bisa dilihat pada gambar dibawah ini).

Pompa dibutuhkan untuk sirkulasi air dan mengaliri air dari kolam ke sungai dan kembali ke kolam lagi, dengan system pemipaan. Khusus untuk koi perlu ditambahkan aerator untuk tambahan supply oksigen. Di sekitar kolam dihindari hawa yang terlalu panas dengan tanaman pakis monyet maupun jenis palm, maupun pohon pelindung agar kolam tetap terjaga dengan suhu dingin.

Bagian batu batuan kanan kiri sungai bisa ditanam lumut lichenes namun dihindari area yg terlalu teduh agar dapat tumbuh alami dan subur di bebatuan (lavarok) untuk menjamin kelembaban udara boleh dipasang irigasi misting kabut yg bisa di set 1 jam sekali dgn mini pump dan timer manual.

Untuk area di celah batuan dan masih mendapat cahaya bisa ditanam shrub yang berbunga untuk point interest dan beberapa titik bisa juga ditanam pohon fosil agar terlihat alami. Variasikan tanaman cascade yg menjuntai dan tanaman climber juga agar tidak tampak monoton. Di sepanjang tepi sungai dan arah kolam bisa dipasang batu stepping untuk jalan jalan menikmati taman sungai dan kolam koi yang sudah jadi.

Nah tunggu apa lagi, silahkan anda berkarya.. kini lingkungan rumah sendiri bisa anda buat lebih segar dan nyaman.