We Serve With Hearth…
30 May 2020

MENEMUKAN KEMBALI KESEGARAN TAMAN KOLAM KOI DENGAN ALIRAN SUNGAI DI SEKITAR RUMAH ANDA

Mei 2020

Pandemi covid 19 yang kini masih melanda negeri kita sudah berjalan 3 bulan dan hingga kini belum adanya tanda kapan wabah ini akan berakhir. Hal ini memaksa hampir seluruh penduduk harus tinggal di rumah tanpa mengurangi kegiatan produktivnya misalnya pola kerja sektor formal dengan Work From Home dan sektor informal bisa juga mulai menggiatkan usaha bisnis online (daring). Untuk bidang usaha strategis yang terdiri 11 jenis masih diperbolehkan untuk melakukan aktivitas tentunya dengan tetap memperhatikan protocol kesehatan.

Hal yang tidak bisa dipungkiri bagi anda mungkin timbul rasa jenuh jika tdk melakukan usaha produktif atau melakukan kegiatan walau dikerjakan di rumah sekalipun. Bagi anda yang masih mempunyai sedkit lahan apalagi punya lahan depan samping dan belakang, bisa memanfaatkannya dengan membuat kolam dan sungai minimalis guna mendatangkan kesegaran dan kesejukan kembali di lingkungan rumah anda. Perpaduan hard scape maupun softscape bisa ditata sedemikian rupa sehingga suasana di alam natural bisa ditemukan juga di lingkungan rumah anda sendiri. Seolah anda akan berwisata alam tanpa keluar rumah dan menemukan hawa yang segar di rumah anda.

Langkah awal yang perlu anda susun adalah tentunya membuat lay out dari ide anda yg diinginkan yaitu tata letak dimana kolam dan aliran sungainya. Dan dimana posisi tanaman tanaman dalam penempatannya sesuai kebutuhan cahaya. Berikutnya adalah tentunya persiapan budget yang anda sediakan. Membuat taman maupun kolam tidaklah selalu mahal tergantung anggaran dan ide konsep yang akan anda inginkan. JIka anda mempunyai budget yang “cukup” anda dapat menggunakan jasa konsultan landscape untuk mengerjakannya sambil tukar knowledge dengan mereka.

Tidak lupa anda tentukan target waktu penyelesaian “mini project” tersebut agar biaya tidak over limit. Mulailah dengan mengidentifikasi kebutuhan material yang direncanakan dia awal sebelum proyek dimulai dengan perhitungan yang akurat agar terhindar dari tambah kurang material yg terkadang menggangu cash flow yang sdh dianggarakan, diupayakan seminimal mungkin ini terjadi.

Beberapa material yang perlu disiapkan dari awal bisa berupa liner HDPE (semacam terpal) yang elastis sebagai lapisan kolam agar tidak bocor, geotektille, batu kali, batu lavarock untuk filter alami dan batu steeping yg bisa dimanfaatkan untuk mini air terjun. Untuk kolam cukup dibuat galian 80m – 100 mtr dngan komposisi filter : air = 40 : 60 sudah cukup. Sedangkan galian untuk sungai cukup 5-15 cm kedalaman air, lebar sungai variatif bisa 10 sampai 40 cm dengan levelan tanah menurun dari kolam 1 ke kolam berikutnya agar terbentuk arus gemericik air. Di dasaran sungai dikasih koral maupun batu batu kerikil. (struktur kolam bisa dilihat pada gambar dibawah ini).

Pompa dibutuhkan untuk sirkulasi air dan mengaliri air dari kolam ke sungai dan kembali ke kolam lagi, dengan system pemipaan. Khusus untuk koi perlu ditambahkan aerator untuk tambahan supply oksigen. Di sekitar kolam dihindari hawa yang terlalu panas dengan tanaman pakis monyet maupun jenis palm, maupun pohon pelindung agar kolam tetap terjaga dengan suhu dingin.

Bagian batu batuan kanan kiri sungai bisa ditanam lumut lichenes namun dihindari area yg terlalu teduh agar dapat tumbuh alami dan subur di bebatuan (lavarok) untuk menjamin kelembaban udara boleh dipasang irigasi misting kabut yg bisa di set 1 jam sekali dgn mini pump dan timer manual.

Untuk area di celah batuan dan masih mendapat cahaya bisa ditanam shrub yang berbunga untuk point interest dan beberapa titik bisa juga ditanam pohon fosil agar terlihat alami. Variasikan tanaman cascade yg menjuntai dan tanaman climber juga agar tidak tampak monoton. Di sepanjang tepi sungai dan arah kolam bisa dipasang batu stepping untuk jalan jalan menikmati taman sungai dan kolam koi yang sudah jadi.

Nah tunggu apa lagi, silahkan anda berkarya.. kini lingkungan rumah sendiri bisa anda buat lebih segar dan nyaman.

04 Apr 2020

KEGIATAN BERKEBUN TAMAN – PRODUKTIF DILAKUKAN PADA LINGKUNGAN RUMAH DIMASA WORK FROM HOME

April 2020

Sesuai kebijakan Pemprov DKI pada bulan Maret ini dicanangkan gerakan kerja di rumah ( Work From Homa) bagi para pegawai formal khususnya maupun meliburkan sekolah di dunia pendidikan dengan system belajar dirumah secara online, seiring dengan upaya penanggulanagan dan pencegahan wafah virus covid 19 yang sedang berlangsung menyerang Negara ini.

Tinggal di rumah bukan berarti tidak produktif, salah satu kegiatan yang bisa dilakukan adalah dengan kegiatan berkebun atau pun menata kembali taman taman rumah ada meskipun di halaman yang mungil sekalipun. Banyak tema – tema yang bisa anda lakukan untuk menata kembali taman mungil anda , baik di area semi indoor di halaman, maupun di halaman utama atau di belakang rumah anda. Tentu anda tidak melupakan kaidah social distancing dan selalu menjaga kebersihan dan sanitasi di saat anda melakukan aktivitas tersebut.

Tema mini tropical, mini forest, rain forest ,taman kering maupun vertical garden , taman gantung banyak yang bisa anda terapkan. Bahkan jika tidak percaya diri untuk menata kembali minimal anda bisa merawat taman dengan upaya seperti merapihkan tanaman yang ada, memangkas ranting daun daun yang terlalu lebat, memupuk, membersihkan daun daun kering, menyiram taman, sehingga tinggal di rumah menjadi produktif dan tanaman maupun taman anda tetap terpelihara.

Sesekali jika anda tindak mempunyai tukang kebun maupun pembantu bisa menggunakan jasa perawatan taman di bidangnya yang tentunya tetap memperhatikan standar standar kerja untuk menghindari dan tetap menjaga protocol kesehatan dan memperhatikan kebersihan.

Jika anda mempunyai taman yang cukup lega dan agak kewalahan kuatir terlambat menyiram, bisa mennggunakan jasa pemasangan irigasi atau penyiraman otomatis yang sekarang ini cukup banyak dijumpai pada pihak yang berkompetan dibidang taman dan pemasangan system penyiraman otomatis (sprinkle).


Untuk taman gantung anda dapat memanfaatkan dinding dinding yang kosong, dengan mengaitkan media misalnya botol aqua kosong, pot pot kecil yg dikasih kawat maupun tanaman tanaman yang menjuntai (cascade) seperti kadaka, tanduk rusa, lee kuan yu, sirih sirihan, pakis pakisan di teras teras rumah anda sehingga walaupun anda hanya mempunyai halaman kecil sekalipun rumah anda akan tampak asri dengan taman taman gantung dengan aneka media yang anda gantungkan disitu disamping juga sebagai penyedia oksigen , sehingga terasa nyaman dan sejuk. Cara lain juga anda bisa membuat rangka rangka rambatan sederhana dengan kawat steinless dan bisa diaplikasikan tanaman rambat yang mempunyai bunga aneka warna dengan catatan area kena sinar matahari agar tumbuh normal.


Menjelang musim hujan . pemasangan sprinkle sangat diperlukan untuk mensupport air bagi tanaman agar tetap tumbuh dengan optimal. Anda tentu masih punya keinginan untuk mendengarkan suara gemericik air di malam hari ketika musim kemarau nanti tiba , dapat anda pasang dengan water fountain yang di hubungkan dengan sumber listrik maupun timer yang diatur waktu air berputar.

Nah demikian sekilas contoh kegiatan – kegiatan yang bisa anda lakukan untuk mengoptimalkan produktivitas anda dimasa sekarang ini. Tidak ada salahnya anda mempercayakan juga kepada pihak yang paham tentang taman sehingga keinginan yg anda impikan dapat terwujud.

Sielamat mencoba…

By admin – DQ

04 Feb 2020

Memanfaatkan Halaman Atau Ruang Belakang Rumah Dengan Ide landscape Sederhana di Area Komplek Perumahan

Artikel dibuat 5 Februari 2020

Tips desain landscape atau taman untuk rumah – Beberapa cara berikut ini sangat bermanfaat bagi Anda yang tinggal di daerah urban di mana Anda masih memiliki ruang kosong di belakang rumah yang belum dimanfaatkan.
Anda tidak memiliki ide bagaimana memanfaatkan halaman belakang rumah? Bagi orang yang tinggal di daerah urban atau kawasan perkotaan, kebanyakan mereka tidak memiliki ruang terbuka. Setidaknya ruang kosong yang bisa dijadikan tempat untuk bersantai.
Jika Anda memiliki area taman di belakang rumah yang belum Anda manfaatkan, berikut ini merupakan ide yang bisa Anda terapkan. Sekalipun ukuran halaman belakang rumah tersebut sangat sempit, Anda bisa merubahnya menjadi tempat yang asyik untuk menghabiskan waktu luang sambil menikmati satu cangkir teh atau kopi.

Rumput Hijau Greening
Mungkin ini ide yang paling sederhana, paling mudah, dan paling banyak diterapkan. Khususnya bagi pemilik rumah yang halaman belakang sangat terbatas, membuat taman belakang minimalis dengan menanam rumput hijau menjadi pilihan yang sangat tepat.
Sayangnya, tidak semua orang berhasil membuat taman ini indah. Kelihatannya sepele, yaitu hanya menanam rumput hijau saja. Tapi, kebanyakan rumput terlalu lebat atau tumbuh beberapa rumput yang sebenarnya tidak diinginkan.

Desain Taman Dibelakang Rumah – Rumput dan Hardscape
Desain Taman Dibelakang Rumah – Rumput dan Hardscape

Untuk itu, sangat disarankan agar Anda memberikan perawatan khusus. Yang paling mudah adalah menyewa jasa perawatan taman. Harganya sangat mudah dan Anda bisa memiliki taman belakang rumah minimalis yang rapi dan indah.

Menerapkan Geladak dengan Level yang Berbeda
Jika ruangan di belakang rumah sedikit lebih luar, tidak salah jika Anda memanfaatkan geladak. Geladak ini digunakan untuk membuat beberapa level atau tingkatan lantai yang berbeda. Dengan demikian, halaman belakang rumah Anda tidak terlihat biasa-biasa saja.
Geladak yang terbuat dari kayu ini akan membuat halaman belakang rumah terlihat bersih. Dan jangan lupa Anda bisa juga menempatkan tempat untuk memanggang atau BBQ di pojok space tersebut. Anda siap untuk membuat pesta kecil entah dengan anggota keluarga atau mengajak serta teman dan saudara.

Hardscaping dan Paving
Sebenarnya ide memanfaatkan halamam belakang rumah dengan menggunakan patio dan paving ini yang paling terkenal saat ini. Kebanyakan rumah yang ada di daerah urban menerapkan ide ini.
Intinya Anda membuat kebun belakang rumah namun terdapat paving yang menunjukkan tempat berjalan kaki. Sementara itu, di sekitar paving tersebut terdapat rumput entah rumput jepang atau rumput gajah. Di bagian pinggir, Anda bisa menanam beberapa jenis bunga yang Anda sukai.
Akan tetapi, Anda harus ingat. Anda sebaiknya tidak terlalu banyak menanam bunga. Intinya, Anda membuat desain taman belakang rumah sederhana. Jadi, hindari menanam terlalu banyak tanaman agar tidak terlihat lebat dan terkesan tidak menarik.

Desain Taman Dibelakang Rumah – Wood Decking
Desain Taman Dibelakang Rumah – Wood Decking

Salah satu ide tersebut di atas bisa Anda terapkan sesuai dengan kegunaan dari ruang belakang rumah Anda. Namun, tentunya dalam memilih, Anda juga harus pertimbangkan tema desain rumah Anda. Pastikan taman belakang rumah minimalis yang Anda buat sesuai dengan tema desain rumah Anda.
Agar hasilnya sesuai dengan apa yang Anda inginkan, sebaiknya Anda konsultasikan dulu dengan konsultan khusus desain taman belakang rumah ( seorang arsitek landscape). Kelihatannya memang mudah tapi pada saat mengaplikasikan ide tersebut, Anda membutuhkan orang professional agar bisa space yang ada di belakang rumah benar-benar dimanfaatkan secara maksimal.

Kini Anda bisa memiliki tempat bersantai yang menenangkan di belakang rumah walaupun rumah Anda berada di daerah Pinggiran Kota (Arsitek edition)

06 Nov 2019

Tampil Cantik Membuat Taman Kecil Depan Rumah dengan Kaktus & Living Wall

November 2019

Musim kemarau yang cukup panjang tahun ini membuat sebagian orang khususnya di kota – kota besar berupaya mencari alternatif untuk tetap dapat menikmati udara segar di lingkungan tinggalnya. Ada yang menambah lubang ventilasi rumah, membuat mini water fall , bahkan sampai membuat taman yang memang sangat minim kebutuhan air. Karena dirasa air juga menjadi masalah ketika musim kemarau tiba.

Di saat pikiran terasa galau karena pekerjaan yang menumpuk dan tubuh terasa lemas karena kurang asupan oksigen, yang kamu butuhkan adalah sebuah taman. Di taman ini kamu bisa bersantai dan menghirup udara berkualitas yang bebas polusi. Pastinya akan lebih menyenangkan kalau punya taman sendiri di rumah.Tidak perlu besar, taman kecil depan rumah saja sudah cukup.

Menata taman kecil depan rumah memang butuh kreativitas supaya terlihat cantik dan penataan yang tepat supaya tidak terasa sempit. Agar kamu mendapatkan bayangan, coba lihat beberapa ide model taman kecil depan rumah berikut ini!

1. Taman kecil depan rumah ala Padang pasir (gurun)

Apakah kamu tahu tanaman yang identik dengan padang gurun? Bisa Kaktus maupun tanaman sukulen ! Tapi yang dimaksud bukanlah kaktus berukuran besar penuh duri, melainkan kaktus mini yang cantik dengan berbagai macam jenis dan bentuk. Kalau mau terlihat indah, pilihlah kaktus yang berwarna cerah.
Tanamlah kaktus-kaktus mini ini langsung pada satu sudut taman kecil depan rumah tanpa pot. Taburkan bebatuan di sekitarnya untuk menambahkan kesan “kering”, bisa juga menggunakan pasir Bangka, zeolite bahkan jenis koral koral mini dan kecil kecil sebagai media tumbuhnya. Penyiraman cukup dilakukan 7 hari sekali dan tidak perlu terlalu basah karena berakibat akar atau daun busuk. Yang penting udara hawa panas mendukiung di lingkungannya walaupun cahaya cukup dari pantulan dari fiber maupun dari luar yang tidak secara langsung.
Bagian taman kecil depan rumah sisanya bisa kamu pasangkan batu pijak atau paving block yang celah-celahnya diisi dengan rumput maupun Batu Kuning untuk point of interest.. Dengan demikian, orang yang masuk ke dalam rumah pun akan merasa lebih bahagia meski tamannya berukuran kecil.

2. Taman kecil depan rumah dengan living wall

Taman kecil depan rumah tidak selamanya mendatar. Kalau lahannya benar-benar terbatas, manfaatkanlah area dinding atau pagar untuk dijadikan living wall atau taman vertikal. Taman yang satu ini cara perawatannya sama seperti taman lainnya yang perlu disirami dan dipangkas beberapa waktu sekali agar tetap terlihat rapi. Taman vertical ini sangat minim penyiraman dan dapat di setting secara otomatis cukup 2 menit sekali siram dengan frekuensi siram 3-4 kali sehari. Lebih irit lagi jika menggunakan system sirkular sehingga air yang turun dari dinding tanaman dapat dinaikkan lagi ke atas untuk penyiraman berikutnya.

Pemangkasan pun bisa di atur 3 – 4 bulan sekali dan tidak semua tanaman harus dipangkas agar terlihat tidak monoton sehingga ada tipis dan tebal tanaman tergantung jenis dan karakter tanamannya.

Hal yang perlu diperhatikan adalah jalur pembuangan airnya. Sebaiknya di balik rangka living wall ini ada pipa khusus untuk mengalirkan air ke samping. Karena jika dibiarkan begitu saja, tanaman di bagian bawah akan mudah membusuk akibat mendapatkan terlalu banyak air. Penyiraman otomatis hamper sama dengan penggunakan sprinkler irigasi di dalam lahan datary g diset timer.
Susunlah tanaman berdasarkan warna atau ukuran. Misalnya saja membuat pola selang-seling, pola melingkar, pola pelangi, atau garis-garis. Jenis tanaman pun dapat dipilih yang low maintenance dan tahan terhadap kondisi minus air sehingga akan meminimkan perawatan . Taman kecil depan rumah pun jadi terlihat menawan. Jadi jangan takut anda untuk memulai merancangnya kami pun akan siap membantu anda.

DQ 081294151532

07 Oct 2019

Kini Keindahan Taman Lumut Bisa Anda Wujudkan Di Rumah Anda Yang Berhawa Panas

Siapa bilang kehadiran lumut hanya sebagai pengganggu keindahan eksterior saja? Selama ini lumut memang dianggap sebagai pengganggu sejumlah jenis tanaman karena sifatnya yang merugikan, namun dibalik semua itu, Anda bisa membuat taman lumut yang cantik indah dan menarik. Impian tumbuhan lumut hanya ada di daerah yang dingin dan lembab kini bisa anda buat menjadi taman yang cantik di lingkungan rumah anda yang berhawa panas atau di dataran rendah sekali pun.

Dari total 4.000 jenis lumut di seluruh dunia, 3.000 diantaranya tumbuh dengan subur di Indonesia. Dari hal ini Anda dapat mengambil beberapa jenis tanaman lumut yang dapat memperindah taman Anda. Gunakan jenis lumut yang memiliki anatomi bentuk lebih besar dibandingkan dengan lumut lainnya sehingga lumut dapat terlihat lebih jelas pada taman Anda.

Memelihara dan membudidayakan lumut juga cenderung lebih mudah dibandingkan dengan tanaman lain. Walaupun dikenal menyukai tempat yang lembab dan minim cahaya, namun beberapa jenis lumut mampu bertahan dalam kondisi yang terpapar cahaya. Perawatannya juga mudah karena hanya perlu disiram satu atau dua kali sehari saja. Agar tampilan lumut lebih menarik, Anda juga dapat mengaplikasikannya pada sebuah wadah atau pot tanaman yang ditanam secara vertikal ataupun horizontal. Anda dapat menggunakan ground cover sebagai pengganti rumput yang biasa ditanam.

Mengombinasikan lumut dengan pathway dan stepping stone juga akan membuat tampilan lumut menjadi lebih menarik lagi. Anda dapat memilih
beberapa elemen lain yang bisa Anda tambahkan misalnya bebatuan, patung dan beberapa aksesoris lainnya untuk memperindah tampilan lumut.

Lumut juga bisa Anda tanam di dinding dengan menggunakan dinding serupa verticalgarden. Akibat dapat ditempatkan dimana saja, tentu saja keberadaan lumut akan selalu dapat Anda atur sesuai dengan keinginan Anda. Jenis lumut yang biasa dibudidayakn ini bisa jenis sargasum yg mudah diperoleh dipegunungan ciapus – Bogor maupun daerah cibodas – Cianjur.

Contoh lain dari aplikasi taman lumut bisa dijumpai ketika team kami membuat taman lumut yang bernuansa river park yang tumbuh disela sela batu lavarough di bilangan perumahan Pasar Minggu Jakarta Selatan. Kombinasi tematis dengan Rain forest garden menjadikan taman lumut ini semakin menjadi central point dalam menciptakan suasana natural. Kunci penerepannya harus dalam kondisi menjadikan Susana lembab dengan teknis moisting irigasi yang telah diatur dengan menggunakan timer secara berkala sehingga walaupun terkena cahaya matahari namun tumbuhan tetap dalam suasana basah dan menambah warna semakin hijau karena banyak memproduksi kloropil pada hijau daunnya. Teknik ini tetap menjaga kesuburtan pertumbuhan lumut.

BY Admin – DQ 081294151532

03 Sep 2019

Trik Merawat Taman Pada Musim Kemarau

5 September 2019
By DQ – Admin

Musim kemarau membuat beberapa daerah di Indonesia mengalami kekeringan dan kesulitan mendapatkan air bersih. Sementara itu, jika Anda memiliki kebun maupun taman yang bunga-bunganya juga mulai layu saat musim kemarau, ada trik yang bisa Anda simak dari The Daily Telegraph berikut ini.

  • Jika Anda baru berniat menanam tanaman, siram benih 3- 7 hari setelah mereka ditanam.
  • Pilih tanaman yang bisa bertahan di saat musim kemarau datang dengan galian tanah yang lebih dalam. Dengan demikian, akar tanaman akan lebih mudah menyimpan air lebih banyak.
  • Siram tanaman di pagi dan sore hari. Sebab di siang hari, air akan menguap sebelum meresap ke dalam tanah dan disimpan akar tanaman.
  • Siram tanaman dengan banyak air dan teratur daripada sedikit namun sering. Kekurangan air akan membuat akar menembus tanah terlalu dalam dan membuat tanaman menderita.
  • Beri rumput atau jerami di sekitar tanaman kemudian tutup dengan plastik setelah menyiraminya. Hal ini dilakukan untuk mencegah penguapan air.
  • Pasang irigasi sprinkle baik metode pop up maupun rotary baik pasang manual dengan menancapkan diujung selang atau telah diinstal secara otomatis
  • Gunakan cover plant maupun , mulsa baik plastic UV maupun dari sisa bahan tanaman di sekitar tanaman agar kelembaban madia tanah terjaga untuk mencegah efek kekeringan tanah di sekitar kebun maupun taman. Media waste dari bekas tanaman dapat juga berfungsi sebagai pupuk organic.

Beberapa tips di atas adalah saran perawatan untuk tanaman yang langsung ditanam di kebun. Sementara untuk tanaman yang ada di pot, ada beberapa tips perawatan yang sedikit berbeda.

  • Tanaman yang ada di pot memang sedikit repot perawatannya di musim kemarau. Sebab akar tidak bisa menembus tanah untuk mencari air lebih. Jadi jika Anda lupa menyiramnya, tanaman akan mati.
  • Gunakan pot yang besar untuk menanam tanaman. Sebab pot kecil lebih cepat panas dan mengering.
  • Kumpulkan tanaman yang ada di pot dalam area yang sama. Ketika berkumpul, tanaman akan menciptakan iklim lembap sederhana yang membuat daun-daun tidak terlalu banyak yang gugur dan membutuhkan air lebih sedikit.
  • Gunakan media gell maupun alcosorb yang dicampur di media tanam agar tanaman bertahan ketika kadar tanah rendah atau terhindar dari kekeringan.

Itulah tips perawatan tanaman maupun taman yang bisa Anda terapkan selama musim kemarau melanda. Semoga berhasi.

Admin – 081294151532

13 Feb 2019

Sinergi Bisnis Nursery Sebagai Etalase Bidang Landscaping Pertamanan

Tidak bisa dipungkiri dengan semaraknya pembangunan  sektor property maupun infra struktur  selalu diiringi dengan pembangunan Penghijauan. Ketentuan tersebut telah dituangkan dalam kebijakan pengambil keputusan tingkat pusat yang dikenakan oleh para pelaku usaha kontraktor maupun pengembang.  Tata Ruang harus dilengkapi dengan adanya Ruang terbuka Hijau yang semakin menambah value dan berdampak positif terhadap aspek  Tata Kelola Lingkungan.

Persaingan akan usaha penghijauan kini terutama di kota kota besar mulai marak dan tidak sedikit mulai tumbuh bahkan bermunculan para pemain baru atau terjadi eksodus usaha dari bidang lain ke sektor usaha ini bahkan kini para pengembang maupun kontraktor bangunan menjadikan satu paket kegiatan bisnis dalam usaha penghijauan ini.

Namun tidak sedikit juga para pelaku usaha ini yang bisa bertahan akibat kendala manajemen cash flow dan kendala pembayaran dari pihak user mengingat bisnis ini tidak semudah yang dibayangkan yang hanya diperehitungkan laba ruginya di atas meja tanpa memahami kondisi riilnya yang terjadi di lapangan mengingat harus bermain dengan “ benda hidup” yang mana sangat resisten terhadap faktor lingkungan dan terpangaruh sedikitnya oleh kondisi cuaca /musim.

gambar2

Banyak pelaku usaha baru tidak punya tanaman cadangan bahkan kurang diperhitungkan dalam membuat anggaran proyek sehingga ketika cuaca kering dan tanaman mati harus mengeluarkan dana ekstra untuk mengganti tanaman atau pohon yang ditanamnya sementara proyek belum selesai 100 %. Terkadang pada musim kemarau justru kebutuhan air penyiraman bisa mencapai 2 kali kebutuhan normal karena panasnya udara ditambah suhu yang tinggi di dalam lapisan tanah, sehingga air yang disiramnya cepat menguap sehingga kebutuhan tanaman terhadap air tidak terpenuhi secara optimal.

Untuk itulah pentingnya memiliki stok emplacement  atau kebun produksi yang dikelola secara efisien baik dengan full capital maupun kerjasama dengan petani untuk mendukung kegiatan pekerjaan landscaping maupun penghijauan di lokasi proyek.

Dengan mempunyai nursery atau kebun produksi pihak pelaku usaha akan terbantu dalam penyediaan stok bibit hasil produksi (mengurangi cost belanja tanaman) karena kebanyakn tanaman hias penghijaun mudah diproduksi dengan cara stek batang untuk perbanyakan. Nursery bisa dikemas maupun dikembangkan juga untuk pengembangan diversifikasi bisnis untuk menjual tanaman ke proyek lain, dapat  juga digunakan untuk penyewaan tanaman /rental ke gedung maupun perkantoran, Pusat perbelanjaan, gedung perbankan dll yang dapat menghasilkan site effek terhadap margin usaha dengan pengelolaan tersendiri. Usaha retail pun bisa dijalankan dengan memproduksi tanaman hias tertentu yang unik dan dapat dipasarkan ke konsumen tertentu (hobby tanaman hias) sehingga usaha ini dapat membantu arus cash flow bidang usaha landscaping /penghijauan.

Seperti bidang lainnya bahwa usaha penghijauan atau landscaping ini terdapat unsur seni dan sektor jasa sehingga dibutuhkan cukup panjang arus keuangan usaha , jika tidak ditopang oleh usaha retail seperti jual ke proyek lain, rental,  penjualan baik tanaman maupun tools penunjang seperti sarana produksi yang biasa dipakai oleh para pelaku usaha maupun pecinta hobby tanaman maka sustainability usaha jenis ini  kemungkinan sulit bertahan lama.  Demikian juga langkanya inovasi maupun research /development  untuk mencapai branding jenis usaha ini jika tidak dilakukan akan mengancam bisnis tersebut mengingat kemajuan IT saat ini cukup pesat untuk para pelaku usaha dalam kompetisi untuk mencapai keunggulan produk dan pemasarannya.  Jika produk landscaping sudah dikenal dan diakui kualitas pekerjaannya maka akan meringankan pihak marketing dalam menawarkan jasa usaha ini dan tentunya usaha ini akan terus dicari oleh para user karena mereka kebanyakn mencari aman dan menghindari resiko kegagalan dalam mengembangkan usahanya.

Kalo hal hal ini cukup diperhatikan oleh pelaku usaha pertamanan tanpa menafikan faktor modal dan SDM yang kompeten di bidangnya  maka usaha ini akan bersifat sustain.

Jadi tunggu apalagi dan tidak perlu lagi menunggu untuk memulai usaha ini apalagi pekerjaan menanam itu mulai dan merupakan peran serta kita peduli terhadap lingkungan untuk menyelamatkan bumi kita bersama.

8 Februari 2019

07 Jan 2019

Menciptakan Suasana Taman Hujan Tropis Di Rumah Anda

Januari 2019

Pernahkan Anda membayangkan disekeliling tempat tinggal anda yang mungil serasa lega berhawa sejuk dengan suara hembusan sepoy–sepoy angin oleh sentuhan dedaunan dan ranting serta lantunan gemericik laksana aliran sungai dari hulu yang dangkal secara alami. Bahkan anda tidak menyadari bahwa anda saat ini tinggal di tengah Kota yang penuh kebisingan dan suasana menyengat karena panasnya sinar matahari di tengah hari yang dipenuhi gedung gedung perkantoran di sekeliling rumah anda.

Suasana yang membuat tenteram , dapat menurunkan tensi tekanan hidup yang dipenuhi kesibukan harian kita yang seolah tiada berakhir. Mungkin lingkungan seperti itulah yang di cari cari oleh penduduk kota biasanya baru dicapai saat akhir tahun atau pun saat anak anak rehat panjang setelah menyelesaikan bangku sekolahnya setiap tahun. Namun kondisi tersebut hanya bersifat fakultatif atau sementara saja, setelah dapat menikmati suasana tersebut kembali ke tempat tinggal asalnya dan menjumpai seperti kondisi awal lagi saat kita mulai beraktivitas kembali.

gambar-1

Agar kita mendapatkan suasana yang boleh dibilang permanen tidak ada salahnya kita mulai mencoba menciptakan Susana “Hutan“ di rumah kita untuk mendapatkan keteduhan sprti cerita di atas dengan sentuhan sentuhan seni penataan taman (lansekap) yang bisa di terapkan di tempat tinggal kita walaupun kita hanya memiliki tempat tinggal yang minim. Banyak Kombinasi yang bisa diterapkan dalam rangkaian karya seni landscape untuk menata suasana tersebut di halaman rumah maupun serambi dan lahan kosong di belakang rumah.

Sebagai misal dinding yang tampak vakum dan seolah membatasi view dari rumah kita tata dengan pemasangan vertical garden sederhana dgn beraneka ragam tanaman, jika rumah mempunyai teras kita coba rancang menggunakan tanaman menjuntai (Lee Kuan Yu, Malaithong, Flame of Irian). Halaman depan kita beri Pohon Iconik (sikas, kamboja bonggol, bottle tree, palm) yang di selingi dengan tanaman bromelia dan beberapa semak bunga aneka warna yg disusun dengan kontur tanah (mounding) sehingga tidak tampak datar/monoton yang dikombine dengan koral sikat warna sehingga tampil indah. Jika masih ada spase samping perlu dicoba ditanami bamboo jepang sehingga jika ada angin terdengar desiran sentuhan daun daun bambu.

Jangan lupa di lengkapi jalan setapak dari batu templek /batu alam sehingga ada jaluir pengarah ke interior rumah sblm masuk ke tempat tinggal kita.

gambar-2

Apabila rumah anda masih ada spase halaman belakang perlu di coba dibuat Mini water falls yang langsung terhubung ke kolam batu alam organic melului riak riak sungai aliran kea rah kolam sehingga setiap saat terdengar gemericiknya air dari dalam rumah apalagi jika malam tiba. Penataan bangku taman dan ornament lampu sangat menunjang suasana apalgi jika malam hari pun masih tetap bisa dinikmati di sela sela jeda waktu selepas pulang dari tempat kerja.

Apabila anda tertarik dalam suasana seperti ini jangan ragu untuk mulai mencoba menciptakan Susana ini baik di tempat tinggal yang lama misalnya dengan merenov taman yang ada atau suasana taman seperti ini bisa juga diterapkan di rumah baru yang suasana sekelilingnya cukup panas sehingga anda dapat menghindari suasana gerah di lingkungan tempat tinggal anda. Anda pun bisa menggunakan jasa tenaga penata landscape yang bisa anda percaya untuk menatanya sampai taman itu benar benar bisa dinikmati suasananya.

By admin 2019, Hp.081294151532

26 Jun 2018

MINI GREEN ROOF MENAMBAH SEMARAK AREA RESTORASI DI ATAS GEDUNG PROPERTY

Jakarta terkenal sebagai kota yang penuh hiruk pikuk lalu lintasnya dan suasana panas mulai bisa dirasakan sejak pagi hari sampai menjelang malam. Seolah tiada tempat yang alami untuk berhenti sejenak guna menikmati suasana yang ramah lingkungan. Kondisi ini semakin lama semakin menjadi kebutuhan vital bagi masyarakat kota kota besar khususnya Jakarta, untuk sekedar melepaskan penat akibat kesibukan aktivitas kerja sepanjang hari. Tidak mengherankan apabilan di gedung gedung pencakar langit maupun serambi atap perhotelan maupun perkantoran komersil lainnya mulailah bermunculan kebun kebun kecil yang ditanamai dan dirancang sealami mungkin dengan berbagai komponen tanaman maupun Pohon Pohon hijau . Mulailah bermunculan Ide Ide Green Roof yang digunakan sebagai area rehat bagi para penghuni perkantoran maupun gedung –gedung yang dilengkapi dengan fasilitas restorasi, maupun rest area bahkan bisa juga digunakan sebagai acara gathering maupun tempat berkumpul dan untuk kegiatan loby loby bisnis namun mengambil suasana santai.

MINI GREEN ROOF 1

Konsep Roof Garden ini didesain secara alami dan menghilangkan semaksimal mungkin container tanaman berupa pot namun diganti dengan konsep Box planter. Lantai atap dirancang dengan kekuatan tertentu untuk menopang media tanam dan dibuat struktur lapisan kedap air dengan system drainase khusus dengan menggunakan water proofing dan culture planter cell agar pembuangan air tetap lancer disaat debit air dari luar masuk ke atap. Jika lapisan weter proofing memadai dan system drainase dipasang dengan benar maka pembuatan green roof akan tahan lama dan pertumbuhan tanaman maupun pohon di atasnya diatas media tanam akan subur. Suasana landscape roof top akan lebih semarak jika dilengkapidengan kombinasi lighting sehingga akan tetap memunculkan Night garden yg tetap dinikmati pengunjung dalam menikmati suasana santai di restorasi.

MINI GREEN ROOF 2

Seorang perancang Green Roof harus mempunyai dasar ilmu yang memadai dalam hal struktur dan pemasangan lapisan green roof tersebut agar air tidak meresap ke dalam atap beton yang berakibat pada bocor pada lantai di bawahnya.

MINI GREEN ROOF 3

Selain memberikan benefit suasana asri di atap lantai gedung maupun rumah atau perkantoran, konsep green roof tersebut juga memberikan dampak posistif berupa mengurangi runoff air hujan , menyerap air dan mengurangi hawa panas lantai di bawahnya. Dan yang tidak kalah pentingnya adalah memberikan fresh oksigen bagi lingkungan sekitarnya. Green Roof ini dapat diterapkan di gedung maupun bangunan yang sangat minim area kosong dengan memanfaatkan luasan bangunan berupa atap yang dipagari dengan system gawangan sebagai natural container baik untuk menampung media tanaman bawah maupun potting pohon pohon pelindung , namun gawangan ini dibuat dengan spot spot berkontur untuk menambah nilai seni dalam menata green roof agar tampak lebih elegant.

MINI GREEN ROOF 4

Jadi saat ini anda tidak perlu susah susah lagi untuk menemukan suasana teduh dan nyaman walaupun tinggal di kota besar dan mampirlah sejenak di restoran roof top maupun hotel seperti Mini Roof Top di Hotel Alia Cikini Jakarta maupun resto resto di Mall kawasan Jakarta lainnya yang memang berhawa sejuk walaupun di siang hari sekalipun.
By Adim – Juni 2018

20 Apr 2017

Sistem Irigasi Taman Sprinkle

Dalam sistem irigasi biasa, 50% air yang digunakan untuk irigasi digunakan untuk tanaman, dan sisanya hanya terbuang percuma. Dengan menggunakan sistem irigasi sprinkler dapat menghemat 50% air dibandingkan dengan metode irigasi. Air merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kualitas dari tanaman. Irigasi merupakan cara yang bisa digunakan untuk meningkatkan kualitas dari tanaman. Salah satu cara irigasi moderen adalah dengan menggunakan sistem irigasi sprinkle. Cara ini sangat populer di seluruh negara maju di dunia.

springkle

Sistem irigasi sprinkle ini pada dasarnya menggunakan air yang bertekanan dan keluar melalu perangkat yang disebut sebagai penyiram (sprinkler). Penyiram (sprinkler) biasanya terletak pada pipa yang disebut lateral. Air disemprotkan ke udara dan kemudian jatuh masuk ke dalam tanah, menyirami tanaman yang ada di sekitarnya. Sistem irigasi sprinkler menggunakan sistem penyemprotan air seperti curah hujan alami. Tekanan air disalurkan kemudian dikeluarkan melalui nozzle yang kemudian memecahkan air sehingga keluar seperti titik-titik air hujan. Tekanan air berasal dari pompa yang mendorong air melalui pipa kemudian keluar melalui nozzle. Nozzle selain berfungsi sebagai pemecah air, juga dapat digunakan untuk mengatur tekanan jarak dan banyak sedikitnya air yang keluar.

Komponen dalam sistem irigasi sprinkler ini meliputi sumber air, baik dari sumber air yang terbuka (misalnya, sungai, kolam, danau, waduk, dll) maupun yang berasal dari tempat tampungan air (misalnya tandon air, ground tank, sumur, dll). Unit untuk mendorong air sehingga menghasilkan air yang bertekanan untuk kemudian disalurkan melalui pipa dan keluar melalui nozzle (misalnya pompa). Terakhir adalah sprinkler, yang merupakan komponen utama, meliputi pipa lateral, pipa riser, dan penyiram (nozzle).
Berikut ini adalah beberapa aksesoris tambahan yang biasa digunakan pada sistem irigasi sprinkle:

1. Reducers
2. Elbows
3. End plug Tees
4. Regulators and Gauges
5. Valves
6. Filters

Umumnya sistem irigasi sprinkler ini sering digunakan pada tanah normal, maupun tanah dangkal. Cocok juga untuk medan yang berpasir, medan yang bergeombang, hingga banyak diadopsi untuk pengairan di daerah perbukitan. Untuk penanaman ladang cocok untuk semua jenis ladang / kebun, namun tidak cocok digunakan untuk tanaman padi (sawah) dan juga jerami. Untuk perkebunan seperti kebun tanaman kering, sayuran, tanaman berbunga, kebun teh dan kopi, sangat cocok dan dapat mengadopsi sistem irigasi.
Sumber : Greenart Indonesia