We Serve With Hearth…
04 Feb 2020

Memanfaatkan Halaman Atau Ruang Belakang Rumah Dengan Ide landscape Sederhana di Area Komplek Perumahan

Artikel dibuat 5 Februari 2020

Tips desain landscape atau taman untuk rumah – Beberapa cara berikut ini sangat bermanfaat bagi Anda yang tinggal di daerah urban di mana Anda masih memiliki ruang kosong di belakang rumah yang belum dimanfaatkan.
Anda tidak memiliki ide bagaimana memanfaatkan halaman belakang rumah? Bagi orang yang tinggal di daerah urban atau kawasan perkotaan, kebanyakan mereka tidak memiliki ruang terbuka. Setidaknya ruang kosong yang bisa dijadikan tempat untuk bersantai.
Jika Anda memiliki area taman di belakang rumah yang belum Anda manfaatkan, berikut ini merupakan ide yang bisa Anda terapkan. Sekalipun ukuran halaman belakang rumah tersebut sangat sempit, Anda bisa merubahnya menjadi tempat yang asyik untuk menghabiskan waktu luang sambil menikmati satu cangkir teh atau kopi.

Rumput Hijau Greening
Mungkin ini ide yang paling sederhana, paling mudah, dan paling banyak diterapkan. Khususnya bagi pemilik rumah yang halaman belakang sangat terbatas, membuat taman belakang minimalis dengan menanam rumput hijau menjadi pilihan yang sangat tepat.
Sayangnya, tidak semua orang berhasil membuat taman ini indah. Kelihatannya sepele, yaitu hanya menanam rumput hijau saja. Tapi, kebanyakan rumput terlalu lebat atau tumbuh beberapa rumput yang sebenarnya tidak diinginkan.

Desain Taman Dibelakang Rumah – Rumput dan Hardscape
Desain Taman Dibelakang Rumah – Rumput dan Hardscape

Untuk itu, sangat disarankan agar Anda memberikan perawatan khusus. Yang paling mudah adalah menyewa jasa perawatan taman. Harganya sangat mudah dan Anda bisa memiliki taman belakang rumah minimalis yang rapi dan indah.

Menerapkan Geladak dengan Level yang Berbeda
Jika ruangan di belakang rumah sedikit lebih luar, tidak salah jika Anda memanfaatkan geladak. Geladak ini digunakan untuk membuat beberapa level atau tingkatan lantai yang berbeda. Dengan demikian, halaman belakang rumah Anda tidak terlihat biasa-biasa saja.
Geladak yang terbuat dari kayu ini akan membuat halaman belakang rumah terlihat bersih. Dan jangan lupa Anda bisa juga menempatkan tempat untuk memanggang atau BBQ di pojok space tersebut. Anda siap untuk membuat pesta kecil entah dengan anggota keluarga atau mengajak serta teman dan saudara.

Hardscaping dan Paving
Sebenarnya ide memanfaatkan halamam belakang rumah dengan menggunakan patio dan paving ini yang paling terkenal saat ini. Kebanyakan rumah yang ada di daerah urban menerapkan ide ini.
Intinya Anda membuat kebun belakang rumah namun terdapat paving yang menunjukkan tempat berjalan kaki. Sementara itu, di sekitar paving tersebut terdapat rumput entah rumput jepang atau rumput gajah. Di bagian pinggir, Anda bisa menanam beberapa jenis bunga yang Anda sukai.
Akan tetapi, Anda harus ingat. Anda sebaiknya tidak terlalu banyak menanam bunga. Intinya, Anda membuat desain taman belakang rumah sederhana. Jadi, hindari menanam terlalu banyak tanaman agar tidak terlihat lebat dan terkesan tidak menarik.

Desain Taman Dibelakang Rumah – Wood Decking
Desain Taman Dibelakang Rumah – Wood Decking

Salah satu ide tersebut di atas bisa Anda terapkan sesuai dengan kegunaan dari ruang belakang rumah Anda. Namun, tentunya dalam memilih, Anda juga harus pertimbangkan tema desain rumah Anda. Pastikan taman belakang rumah minimalis yang Anda buat sesuai dengan tema desain rumah Anda.
Agar hasilnya sesuai dengan apa yang Anda inginkan, sebaiknya Anda konsultasikan dulu dengan konsultan khusus desain taman belakang rumah ( seorang arsitek landscape). Kelihatannya memang mudah tapi pada saat mengaplikasikan ide tersebut, Anda membutuhkan orang professional agar bisa space yang ada di belakang rumah benar-benar dimanfaatkan secara maksimal.

Kini Anda bisa memiliki tempat bersantai yang menenangkan di belakang rumah walaupun rumah Anda berada di daerah Pinggiran Kota (Arsitek edition)

06 Nov 2019

Tampil Cantik Membuat Taman Kecil Depan Rumah dengan Kaktus & Living Wall

November 2019

Musim kemarau yang cukup panjang tahun ini membuat sebagian orang khususnya di kota – kota besar berupaya mencari alternatif untuk tetap dapat menikmati udara segar di lingkungan tinggalnya. Ada yang menambah lubang ventilasi rumah, membuat mini water fall , bahkan sampai membuat taman yang memang sangat minim kebutuhan air. Karena dirasa air juga menjadi masalah ketika musim kemarau tiba.

Di saat pikiran terasa galau karena pekerjaan yang menumpuk dan tubuh terasa lemas karena kurang asupan oksigen, yang kamu butuhkan adalah sebuah taman. Di taman ini kamu bisa bersantai dan menghirup udara berkualitas yang bebas polusi. Pastinya akan lebih menyenangkan kalau punya taman sendiri di rumah.Tidak perlu besar, taman kecil depan rumah saja sudah cukup.

Menata taman kecil depan rumah memang butuh kreativitas supaya terlihat cantik dan penataan yang tepat supaya tidak terasa sempit. Agar kamu mendapatkan bayangan, coba lihat beberapa ide model taman kecil depan rumah berikut ini!

1. Taman kecil depan rumah ala Padang pasir (gurun)

Apakah kamu tahu tanaman yang identik dengan padang gurun? Bisa Kaktus maupun tanaman sukulen ! Tapi yang dimaksud bukanlah kaktus berukuran besar penuh duri, melainkan kaktus mini yang cantik dengan berbagai macam jenis dan bentuk. Kalau mau terlihat indah, pilihlah kaktus yang berwarna cerah.
Tanamlah kaktus-kaktus mini ini langsung pada satu sudut taman kecil depan rumah tanpa pot. Taburkan bebatuan di sekitarnya untuk menambahkan kesan “kering”, bisa juga menggunakan pasir Bangka, zeolite bahkan jenis koral koral mini dan kecil kecil sebagai media tumbuhnya. Penyiraman cukup dilakukan 7 hari sekali dan tidak perlu terlalu basah karena berakibat akar atau daun busuk. Yang penting udara hawa panas mendukiung di lingkungannya walaupun cahaya cukup dari pantulan dari fiber maupun dari luar yang tidak secara langsung.
Bagian taman kecil depan rumah sisanya bisa kamu pasangkan batu pijak atau paving block yang celah-celahnya diisi dengan rumput maupun Batu Kuning untuk point of interest.. Dengan demikian, orang yang masuk ke dalam rumah pun akan merasa lebih bahagia meski tamannya berukuran kecil.

2. Taman kecil depan rumah dengan living wall

Taman kecil depan rumah tidak selamanya mendatar. Kalau lahannya benar-benar terbatas, manfaatkanlah area dinding atau pagar untuk dijadikan living wall atau taman vertikal. Taman yang satu ini cara perawatannya sama seperti taman lainnya yang perlu disirami dan dipangkas beberapa waktu sekali agar tetap terlihat rapi. Taman vertical ini sangat minim penyiraman dan dapat di setting secara otomatis cukup 2 menit sekali siram dengan frekuensi siram 3-4 kali sehari. Lebih irit lagi jika menggunakan system sirkular sehingga air yang turun dari dinding tanaman dapat dinaikkan lagi ke atas untuk penyiraman berikutnya.

Pemangkasan pun bisa di atur 3 – 4 bulan sekali dan tidak semua tanaman harus dipangkas agar terlihat tidak monoton sehingga ada tipis dan tebal tanaman tergantung jenis dan karakter tanamannya.

Hal yang perlu diperhatikan adalah jalur pembuangan airnya. Sebaiknya di balik rangka living wall ini ada pipa khusus untuk mengalirkan air ke samping. Karena jika dibiarkan begitu saja, tanaman di bagian bawah akan mudah membusuk akibat mendapatkan terlalu banyak air. Penyiraman otomatis hamper sama dengan penggunakan sprinkler irigasi di dalam lahan datary g diset timer.
Susunlah tanaman berdasarkan warna atau ukuran. Misalnya saja membuat pola selang-seling, pola melingkar, pola pelangi, atau garis-garis. Jenis tanaman pun dapat dipilih yang low maintenance dan tahan terhadap kondisi minus air sehingga akan meminimkan perawatan . Taman kecil depan rumah pun jadi terlihat menawan. Jadi jangan takut anda untuk memulai merancangnya kami pun akan siap membantu anda.

DQ 081294151532

07 Oct 2019

Kini Keindahan Taman Lumut Bisa Anda Wujudkan Di Rumah Anda Yang Berhawa Panas

Siapa bilang kehadiran lumut hanya sebagai pengganggu keindahan eksterior saja? Selama ini lumut memang dianggap sebagai pengganggu sejumlah jenis tanaman karena sifatnya yang merugikan, namun dibalik semua itu, Anda bisa membuat taman lumut yang cantik indah dan menarik. Impian tumbuhan lumut hanya ada di daerah yang dingin dan lembab kini bisa anda buat menjadi taman yang cantik di lingkungan rumah anda yang berhawa panas atau di dataran rendah sekali pun.

Dari total 4.000 jenis lumut di seluruh dunia, 3.000 diantaranya tumbuh dengan subur di Indonesia. Dari hal ini Anda dapat mengambil beberapa jenis tanaman lumut yang dapat memperindah taman Anda. Gunakan jenis lumut yang memiliki anatomi bentuk lebih besar dibandingkan dengan lumut lainnya sehingga lumut dapat terlihat lebih jelas pada taman Anda.

Memelihara dan membudidayakan lumut juga cenderung lebih mudah dibandingkan dengan tanaman lain. Walaupun dikenal menyukai tempat yang lembab dan minim cahaya, namun beberapa jenis lumut mampu bertahan dalam kondisi yang terpapar cahaya. Perawatannya juga mudah karena hanya perlu disiram satu atau dua kali sehari saja. Agar tampilan lumut lebih menarik, Anda juga dapat mengaplikasikannya pada sebuah wadah atau pot tanaman yang ditanam secara vertikal ataupun horizontal. Anda dapat menggunakan ground cover sebagai pengganti rumput yang biasa ditanam.

Mengombinasikan lumut dengan pathway dan stepping stone juga akan membuat tampilan lumut menjadi lebih menarik lagi. Anda dapat memilih
beberapa elemen lain yang bisa Anda tambahkan misalnya bebatuan, patung dan beberapa aksesoris lainnya untuk memperindah tampilan lumut.

Lumut juga bisa Anda tanam di dinding dengan menggunakan dinding serupa verticalgarden. Akibat dapat ditempatkan dimana saja, tentu saja keberadaan lumut akan selalu dapat Anda atur sesuai dengan keinginan Anda. Jenis lumut yang biasa dibudidayakn ini bisa jenis sargasum yg mudah diperoleh dipegunungan ciapus – Bogor maupun daerah cibodas – Cianjur.

Contoh lain dari aplikasi taman lumut bisa dijumpai ketika team kami membuat taman lumut yang bernuansa river park yang tumbuh disela sela batu lavarough di bilangan perumahan Pasar Minggu Jakarta Selatan. Kombinasi tematis dengan Rain forest garden menjadikan taman lumut ini semakin menjadi central point dalam menciptakan suasana natural. Kunci penerepannya harus dalam kondisi menjadikan Susana lembab dengan teknis moisting irigasi yang telah diatur dengan menggunakan timer secara berkala sehingga walaupun terkena cahaya matahari namun tumbuhan tetap dalam suasana basah dan menambah warna semakin hijau karena banyak memproduksi kloropil pada hijau daunnya. Teknik ini tetap menjaga kesuburtan pertumbuhan lumut.

BY Admin – DQ 081294151532

03 Sep 2019

Trik Merawat Taman Pada Musim Kemarau

5 September 2019
By DQ – Admin

Musim kemarau membuat beberapa daerah di Indonesia mengalami kekeringan dan kesulitan mendapatkan air bersih. Sementara itu, jika Anda memiliki kebun maupun taman yang bunga-bunganya juga mulai layu saat musim kemarau, ada trik yang bisa Anda simak dari The Daily Telegraph berikut ini.

  • Jika Anda baru berniat menanam tanaman, siram benih 3- 7 hari setelah mereka ditanam.
  • Pilih tanaman yang bisa bertahan di saat musim kemarau datang dengan galian tanah yang lebih dalam. Dengan demikian, akar tanaman akan lebih mudah menyimpan air lebih banyak.
  • Siram tanaman di pagi dan sore hari. Sebab di siang hari, air akan menguap sebelum meresap ke dalam tanah dan disimpan akar tanaman.
  • Siram tanaman dengan banyak air dan teratur daripada sedikit namun sering. Kekurangan air akan membuat akar menembus tanah terlalu dalam dan membuat tanaman menderita.
  • Beri rumput atau jerami di sekitar tanaman kemudian tutup dengan plastik setelah menyiraminya. Hal ini dilakukan untuk mencegah penguapan air.
  • Pasang irigasi sprinkle baik metode pop up maupun rotary baik pasang manual dengan menancapkan diujung selang atau telah diinstal secara otomatis
  • Gunakan cover plant maupun , mulsa baik plastic UV maupun dari sisa bahan tanaman di sekitar tanaman agar kelembaban madia tanah terjaga untuk mencegah efek kekeringan tanah di sekitar kebun maupun taman. Media waste dari bekas tanaman dapat juga berfungsi sebagai pupuk organic.

Beberapa tips di atas adalah saran perawatan untuk tanaman yang langsung ditanam di kebun. Sementara untuk tanaman yang ada di pot, ada beberapa tips perawatan yang sedikit berbeda.

  • Tanaman yang ada di pot memang sedikit repot perawatannya di musim kemarau. Sebab akar tidak bisa menembus tanah untuk mencari air lebih. Jadi jika Anda lupa menyiramnya, tanaman akan mati.
  • Gunakan pot yang besar untuk menanam tanaman. Sebab pot kecil lebih cepat panas dan mengering.
  • Kumpulkan tanaman yang ada di pot dalam area yang sama. Ketika berkumpul, tanaman akan menciptakan iklim lembap sederhana yang membuat daun-daun tidak terlalu banyak yang gugur dan membutuhkan air lebih sedikit.
  • Gunakan media gell maupun alcosorb yang dicampur di media tanam agar tanaman bertahan ketika kadar tanah rendah atau terhindar dari kekeringan.

Itulah tips perawatan tanaman maupun taman yang bisa Anda terapkan selama musim kemarau melanda. Semoga berhasi.

Admin – 081294151532

13 Feb 2019

Sinergi Bisnis Nursery Sebagai Etalase Bidang Landscaping Pertamanan

Tidak bisa dipungkiri dengan semaraknya pembangunan  sektor property maupun infra struktur  selalu diiringi dengan pembangunan Penghijauan. Ketentuan tersebut telah dituangkan dalam kebijakan pengambil keputusan tingkat pusat yang dikenakan oleh para pelaku usaha kontraktor maupun pengembang.  Tata Ruang harus dilengkapi dengan adanya Ruang terbuka Hijau yang semakin menambah value dan berdampak positif terhadap aspek  Tata Kelola Lingkungan.

Persaingan akan usaha penghijauan kini terutama di kota kota besar mulai marak dan tidak sedikit mulai tumbuh bahkan bermunculan para pemain baru atau terjadi eksodus usaha dari bidang lain ke sektor usaha ini bahkan kini para pengembang maupun kontraktor bangunan menjadikan satu paket kegiatan bisnis dalam usaha penghijauan ini.

Namun tidak sedikit juga para pelaku usaha ini yang bisa bertahan akibat kendala manajemen cash flow dan kendala pembayaran dari pihak user mengingat bisnis ini tidak semudah yang dibayangkan yang hanya diperehitungkan laba ruginya di atas meja tanpa memahami kondisi riilnya yang terjadi di lapangan mengingat harus bermain dengan “ benda hidup” yang mana sangat resisten terhadap faktor lingkungan dan terpangaruh sedikitnya oleh kondisi cuaca /musim.

gambar2

Banyak pelaku usaha baru tidak punya tanaman cadangan bahkan kurang diperhitungkan dalam membuat anggaran proyek sehingga ketika cuaca kering dan tanaman mati harus mengeluarkan dana ekstra untuk mengganti tanaman atau pohon yang ditanamnya sementara proyek belum selesai 100 %. Terkadang pada musim kemarau justru kebutuhan air penyiraman bisa mencapai 2 kali kebutuhan normal karena panasnya udara ditambah suhu yang tinggi di dalam lapisan tanah, sehingga air yang disiramnya cepat menguap sehingga kebutuhan tanaman terhadap air tidak terpenuhi secara optimal.

Untuk itulah pentingnya memiliki stok emplacement  atau kebun produksi yang dikelola secara efisien baik dengan full capital maupun kerjasama dengan petani untuk mendukung kegiatan pekerjaan landscaping maupun penghijauan di lokasi proyek.

Dengan mempunyai nursery atau kebun produksi pihak pelaku usaha akan terbantu dalam penyediaan stok bibit hasil produksi (mengurangi cost belanja tanaman) karena kebanyakn tanaman hias penghijaun mudah diproduksi dengan cara stek batang untuk perbanyakan. Nursery bisa dikemas maupun dikembangkan juga untuk pengembangan diversifikasi bisnis untuk menjual tanaman ke proyek lain, dapat  juga digunakan untuk penyewaan tanaman /rental ke gedung maupun perkantoran, Pusat perbelanjaan, gedung perbankan dll yang dapat menghasilkan site effek terhadap margin usaha dengan pengelolaan tersendiri. Usaha retail pun bisa dijalankan dengan memproduksi tanaman hias tertentu yang unik dan dapat dipasarkan ke konsumen tertentu (hobby tanaman hias) sehingga usaha ini dapat membantu arus cash flow bidang usaha landscaping /penghijauan.

Seperti bidang lainnya bahwa usaha penghijauan atau landscaping ini terdapat unsur seni dan sektor jasa sehingga dibutuhkan cukup panjang arus keuangan usaha , jika tidak ditopang oleh usaha retail seperti jual ke proyek lain, rental,  penjualan baik tanaman maupun tools penunjang seperti sarana produksi yang biasa dipakai oleh para pelaku usaha maupun pecinta hobby tanaman maka sustainability usaha jenis ini  kemungkinan sulit bertahan lama.  Demikian juga langkanya inovasi maupun research /development  untuk mencapai branding jenis usaha ini jika tidak dilakukan akan mengancam bisnis tersebut mengingat kemajuan IT saat ini cukup pesat untuk para pelaku usaha dalam kompetisi untuk mencapai keunggulan produk dan pemasarannya.  Jika produk landscaping sudah dikenal dan diakui kualitas pekerjaannya maka akan meringankan pihak marketing dalam menawarkan jasa usaha ini dan tentunya usaha ini akan terus dicari oleh para user karena mereka kebanyakn mencari aman dan menghindari resiko kegagalan dalam mengembangkan usahanya.

Kalo hal hal ini cukup diperhatikan oleh pelaku usaha pertamanan tanpa menafikan faktor modal dan SDM yang kompeten di bidangnya  maka usaha ini akan bersifat sustain.

Jadi tunggu apalagi dan tidak perlu lagi menunggu untuk memulai usaha ini apalagi pekerjaan menanam itu mulai dan merupakan peran serta kita peduli terhadap lingkungan untuk menyelamatkan bumi kita bersama.

8 Februari 2019

07 Jan 2019

Menciptakan Suasana Taman Hujan Tropis Di Rumah Anda

Januari 2019

Pernahkan Anda membayangkan disekeliling tempat tinggal anda yang mungil serasa lega berhawa sejuk dengan suara hembusan sepoy–sepoy angin oleh sentuhan dedaunan dan ranting serta lantunan gemericik laksana aliran sungai dari hulu yang dangkal secara alami. Bahkan anda tidak menyadari bahwa anda saat ini tinggal di tengah Kota yang penuh kebisingan dan suasana menyengat karena panasnya sinar matahari di tengah hari yang dipenuhi gedung gedung perkantoran di sekeliling rumah anda.

Suasana yang membuat tenteram , dapat menurunkan tensi tekanan hidup yang dipenuhi kesibukan harian kita yang seolah tiada berakhir. Mungkin lingkungan seperti itulah yang di cari cari oleh penduduk kota biasanya baru dicapai saat akhir tahun atau pun saat anak anak rehat panjang setelah menyelesaikan bangku sekolahnya setiap tahun. Namun kondisi tersebut hanya bersifat fakultatif atau sementara saja, setelah dapat menikmati suasana tersebut kembali ke tempat tinggal asalnya dan menjumpai seperti kondisi awal lagi saat kita mulai beraktivitas kembali.

gambar-1

Agar kita mendapatkan suasana yang boleh dibilang permanen tidak ada salahnya kita mulai mencoba menciptakan Susana “Hutan“ di rumah kita untuk mendapatkan keteduhan sprti cerita di atas dengan sentuhan sentuhan seni penataan taman (lansekap) yang bisa di terapkan di tempat tinggal kita walaupun kita hanya memiliki tempat tinggal yang minim. Banyak Kombinasi yang bisa diterapkan dalam rangkaian karya seni landscape untuk menata suasana tersebut di halaman rumah maupun serambi dan lahan kosong di belakang rumah.

Sebagai misal dinding yang tampak vakum dan seolah membatasi view dari rumah kita tata dengan pemasangan vertical garden sederhana dgn beraneka ragam tanaman, jika rumah mempunyai teras kita coba rancang menggunakan tanaman menjuntai (Lee Kuan Yu, Malaithong, Flame of Irian). Halaman depan kita beri Pohon Iconik (sikas, kamboja bonggol, bottle tree, palm) yang di selingi dengan tanaman bromelia dan beberapa semak bunga aneka warna yg disusun dengan kontur tanah (mounding) sehingga tidak tampak datar/monoton yang dikombine dengan koral sikat warna sehingga tampil indah. Jika masih ada spase samping perlu dicoba ditanami bamboo jepang sehingga jika ada angin terdengar desiran sentuhan daun daun bambu.

Jangan lupa di lengkapi jalan setapak dari batu templek /batu alam sehingga ada jaluir pengarah ke interior rumah sblm masuk ke tempat tinggal kita.

gambar-2

Apabila rumah anda masih ada spase halaman belakang perlu di coba dibuat Mini water falls yang langsung terhubung ke kolam batu alam organic melului riak riak sungai aliran kea rah kolam sehingga setiap saat terdengar gemericiknya air dari dalam rumah apalagi jika malam tiba. Penataan bangku taman dan ornament lampu sangat menunjang suasana apalgi jika malam hari pun masih tetap bisa dinikmati di sela sela jeda waktu selepas pulang dari tempat kerja.

Apabila anda tertarik dalam suasana seperti ini jangan ragu untuk mulai mencoba menciptakan Susana ini baik di tempat tinggal yang lama misalnya dengan merenov taman yang ada atau suasana taman seperti ini bisa juga diterapkan di rumah baru yang suasana sekelilingnya cukup panas sehingga anda dapat menghindari suasana gerah di lingkungan tempat tinggal anda. Anda pun bisa menggunakan jasa tenaga penata landscape yang bisa anda percaya untuk menatanya sampai taman itu benar benar bisa dinikmati suasananya.

By admin 2019, Hp.081294151532

26 Jun 2018

MINI GREEN ROOF MENAMBAH SEMARAK AREA RESTORASI DI ATAS GEDUNG PROPERTY

Jakarta terkenal sebagai kota yang penuh hiruk pikuk lalu lintasnya dan suasana panas mulai bisa dirasakan sejak pagi hari sampai menjelang malam. Seolah tiada tempat yang alami untuk berhenti sejenak guna menikmati suasana yang ramah lingkungan. Kondisi ini semakin lama semakin menjadi kebutuhan vital bagi masyarakat kota kota besar khususnya Jakarta, untuk sekedar melepaskan penat akibat kesibukan aktivitas kerja sepanjang hari. Tidak mengherankan apabilan di gedung gedung pencakar langit maupun serambi atap perhotelan maupun perkantoran komersil lainnya mulailah bermunculan kebun kebun kecil yang ditanamai dan dirancang sealami mungkin dengan berbagai komponen tanaman maupun Pohon Pohon hijau . Mulailah bermunculan Ide Ide Green Roof yang digunakan sebagai area rehat bagi para penghuni perkantoran maupun gedung –gedung yang dilengkapi dengan fasilitas restorasi, maupun rest area bahkan bisa juga digunakan sebagai acara gathering maupun tempat berkumpul dan untuk kegiatan loby loby bisnis namun mengambil suasana santai.

MINI GREEN ROOF 1

Konsep Roof Garden ini didesain secara alami dan menghilangkan semaksimal mungkin container tanaman berupa pot namun diganti dengan konsep Box planter. Lantai atap dirancang dengan kekuatan tertentu untuk menopang media tanam dan dibuat struktur lapisan kedap air dengan system drainase khusus dengan menggunakan water proofing dan culture planter cell agar pembuangan air tetap lancer disaat debit air dari luar masuk ke atap. Jika lapisan weter proofing memadai dan system drainase dipasang dengan benar maka pembuatan green roof akan tahan lama dan pertumbuhan tanaman maupun pohon di atasnya diatas media tanam akan subur. Suasana landscape roof top akan lebih semarak jika dilengkapidengan kombinasi lighting sehingga akan tetap memunculkan Night garden yg tetap dinikmati pengunjung dalam menikmati suasana santai di restorasi.

MINI GREEN ROOF 2

Seorang perancang Green Roof harus mempunyai dasar ilmu yang memadai dalam hal struktur dan pemasangan lapisan green roof tersebut agar air tidak meresap ke dalam atap beton yang berakibat pada bocor pada lantai di bawahnya.

MINI GREEN ROOF 3

Selain memberikan benefit suasana asri di atap lantai gedung maupun rumah atau perkantoran, konsep green roof tersebut juga memberikan dampak posistif berupa mengurangi runoff air hujan , menyerap air dan mengurangi hawa panas lantai di bawahnya. Dan yang tidak kalah pentingnya adalah memberikan fresh oksigen bagi lingkungan sekitarnya. Green Roof ini dapat diterapkan di gedung maupun bangunan yang sangat minim area kosong dengan memanfaatkan luasan bangunan berupa atap yang dipagari dengan system gawangan sebagai natural container baik untuk menampung media tanaman bawah maupun potting pohon pohon pelindung , namun gawangan ini dibuat dengan spot spot berkontur untuk menambah nilai seni dalam menata green roof agar tampak lebih elegant.

MINI GREEN ROOF 4

Jadi saat ini anda tidak perlu susah susah lagi untuk menemukan suasana teduh dan nyaman walaupun tinggal di kota besar dan mampirlah sejenak di restoran roof top maupun hotel seperti Mini Roof Top di Hotel Alia Cikini Jakarta maupun resto resto di Mall kawasan Jakarta lainnya yang memang berhawa sejuk walaupun di siang hari sekalipun.
By Adim – Juni 2018

20 Apr 2017

Sistem Irigasi Taman Sprinkle

Dalam sistem irigasi biasa, 50% air yang digunakan untuk irigasi digunakan untuk tanaman, dan sisanya hanya terbuang percuma. Dengan menggunakan sistem irigasi sprinkler dapat menghemat 50% air dibandingkan dengan metode irigasi. Air merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kualitas dari tanaman. Irigasi merupakan cara yang bisa digunakan untuk meningkatkan kualitas dari tanaman. Salah satu cara irigasi moderen adalah dengan menggunakan sistem irigasi sprinkle. Cara ini sangat populer di seluruh negara maju di dunia.

springkle

Sistem irigasi sprinkle ini pada dasarnya menggunakan air yang bertekanan dan keluar melalu perangkat yang disebut sebagai penyiram (sprinkler). Penyiram (sprinkler) biasanya terletak pada pipa yang disebut lateral. Air disemprotkan ke udara dan kemudian jatuh masuk ke dalam tanah, menyirami tanaman yang ada di sekitarnya. Sistem irigasi sprinkler menggunakan sistem penyemprotan air seperti curah hujan alami. Tekanan air disalurkan kemudian dikeluarkan melalui nozzle yang kemudian memecahkan air sehingga keluar seperti titik-titik air hujan. Tekanan air berasal dari pompa yang mendorong air melalui pipa kemudian keluar melalui nozzle. Nozzle selain berfungsi sebagai pemecah air, juga dapat digunakan untuk mengatur tekanan jarak dan banyak sedikitnya air yang keluar.

Komponen dalam sistem irigasi sprinkler ini meliputi sumber air, baik dari sumber air yang terbuka (misalnya, sungai, kolam, danau, waduk, dll) maupun yang berasal dari tempat tampungan air (misalnya tandon air, ground tank, sumur, dll). Unit untuk mendorong air sehingga menghasilkan air yang bertekanan untuk kemudian disalurkan melalui pipa dan keluar melalui nozzle (misalnya pompa). Terakhir adalah sprinkler, yang merupakan komponen utama, meliputi pipa lateral, pipa riser, dan penyiram (nozzle).
Berikut ini adalah beberapa aksesoris tambahan yang biasa digunakan pada sistem irigasi sprinkle:

1. Reducers
2. Elbows
3. End plug Tees
4. Regulators and Gauges
5. Valves
6. Filters

Umumnya sistem irigasi sprinkler ini sering digunakan pada tanah normal, maupun tanah dangkal. Cocok juga untuk medan yang berpasir, medan yang bergeombang, hingga banyak diadopsi untuk pengairan di daerah perbukitan. Untuk penanaman ladang cocok untuk semua jenis ladang / kebun, namun tidak cocok digunakan untuk tanaman padi (sawah) dan juga jerami. Untuk perkebunan seperti kebun tanaman kering, sayuran, tanaman berbunga, kebun teh dan kopi, sangat cocok dan dapat mengadopsi sistem irigasi.
Sumber : Greenart Indonesia

27 Jan 2017

Cara Menghitung RAB Pembuatan Taman (Landscape)

Rumah yang bagus harus ditunjang oleh sarana yang lengkap, agar rumah senantiasa segar serta terjalin penyesuaian yang selaras antara sarana dengan bangunan sangat diperlukan, salah satu sarana yang penting dan wajib dihadirkan disekitar rumah adalah taman, karena taman bisa mempercantik tampilan rumah.
Saat ini sudah banyak para pemilik rumah yang mulai menyadari akan pentingnya sarana taman. selain dapat memperindah bangunan, rumahpun lebih terkesan mewah dan asri. Komponen yang digunakan pada saat membuat taman dapat memframe rumah agar lebih terkesan asri, indah dan elegan. Nilai-nilai estetika tamanpun dapat meningkatkan citra bisnis maupun gaya hidup, tapi yang paling penting dengan adanya taman ruang hidup lebih terasa asri dan ramah lingkungan.

rab_landscape
rab_landscape

Tapi ada beberapa masalah yang sampai kini belum terpecahkan oleh pemilik rumah ataupun jasa pertamanan adalah berapa anggaran yang harus disediakan oleh owner belum jelas! malah sebagian pemilik rumah berasumsi harga taman itu mahal.
Coba kalau kita menyamakan taman dengan properti, pastinya taman akan di asumsikan sebagai kebutuhan. Masalahnya kebanyakan taman dibuat dengan anggaran yang pas-pasan tapi dengan ekspektasi setinggi langit, dampaknya taman dirasa mahal…. mahal sekali !!!
Mari kita berfikir rasional, tidak mungkin juga kalau taman dibuat dengan komponen seadanya kalau ekspetasinya tinggi.
Bahkan masalahnya pun tidak selesai sampai disana, meskipun anggaran telah disiapkan seringkali para pemilik rumah bingung dan mengeluhkan harga. Pasalnya kebanyakan asumsi orang menilai harga taman berpatokan pada ukuran meter persegi, yang asumsi awalnya adalah dari harga permeter persegi rumput
Hal ini juga merupakan bagian dari kesalahan vendor taman yang membuat harga tidak memiliki patokan, ada yang bilang 100 ribu, 200 ribu, 300 ribu, 1 juta 2 juta sampai dengan 10 juta ! mana sih yang bener ? kalau kejadiannya seperti itu terus dijamin harga taman sampai kapanpun tidak bakalan ada patokan.
Nah, disini loh masalah nya !
Ketika si pemilik rumah menanyakan kepada jasa taman mengenai harga pembuatan taman mereka gk bisa ngasih kepastian. Maksudnya: ekspektasi taman yang dibuat mau diarahkan ke konsep apa? Karena semakin bagus komponen yang digunakan maka semakin bagus juga taman yang dibuat.
Yang perlu diketahui taman merupakan isi dari sejumlah komponen dan elemen yang digabungkan menjadi pola. Pola tersebut dinamakan konsep yang mana konsep taman mengarah kepada penyelarasan bangunan dan taman.
Itu loh yang dimaksud.
Sehingga harga taman bukan berpatok kepada ukuran meter persegi, melainkan berpatok kepada komponen dan elemen yang akan digunakan. Intinya semakin bagus komponen yang digunakan maka semakin bagus juga taman akan tercipta.
• lalu pertanyaannya elemen dan komponen apa saja yang diperlukan untuk taman ?
Sebelum menjawab pertanyaan tersebut kami akan sedikit memperkenalkan profesi yang kami geluti agar jangan sampai anda sebagai pembaca berfikir bahwa tulisan ini ngawur.
Kami adalah salah satu dari sekian banyak jasa taman yang berasal dari Jakarta , yang memulai berkarir dari kuliah di IPB smester akhir masih menangani proyek pembuatan taman di beberapa daerah. Dari pengalaman tersebut akan kami jadikan acuan, mengapa harga taman bukan berpatok kepada ukuran meter persegi melainkan kepada komponen dan elemen taman yang digunakan.
• elemen taman terdiri dari: tanah, udara, air dan cahaya
• komponen taman terdiri dari: softscape, hardscape dan artscape
Bingung yaa ?…..
Iya makanya jangan bilang kalau taman itu eggak ada dasar ilmunya, karena profesi apapun yang digeluti pasti ada dasar ilmu yang dijadikan acuan.
Oke, kami akan mengesampingkan masalah komponen dan elemen taman, karena materi admin ini akan lebih berfokus kepada harga taman. Yang paling penting pada materi yang akan disampaikan mengenai harga taman sangat mengacu kepada komponen softscape
apa yang dimaksud dengan komponen softscape ?
komponen softscape merupakan komponen lunak atau semacam komponen utama yang wajib digunakan ketika membuat taman. “garis besarnya adalah tanaman. Adapun komponen softscape tersebut dibagi menjadi 3 bagian, yaitu:
1. komponen softscape tanaman hias ground cover
2. komponen softscpe tanaman hias perdu
3. komponen softscape pohon penduh
karena harga taman sangat mengacu kepada komponen softscape, maka kita perlu mengetahui terlebih dahulu mengenai tiap-tiap komponen softscape yang akan digunakan
Agar lebih mempermudah menentukan harga taman maka admin akan memberikan contoh kebutuhan komponen softscape dengan luas taman 50 meter persegi.
Terlebih dahulu admin akan menguraikan kebutuhan dan harga tanaman ground cover
1. harga tanaman hias ground cover
Harga tanaman hias ground cover yang sering digunakan untuk komponen taman yang banyak dijual dipasaran mulai dari harga Rp. 5000 s/d Rp. 50.000.
Perlu diketahui, komponen taman yang berkategori ground cover dan yang akan digunakan untuk membuat taman dengan ukuran luas 50m2, bukan hanya menggunakan 1 jenis
Rata-rata jenis tanaman ground cover yang digunakan untuk taman dengan luas 50m2 antara 5 s/d 10 varian.
2. tanaman hias perdu
harga tanaman hias perdu yang biasa digunakan untuk pembuatan taman yang berukuran minimal 50 m2 berkisar antara Rp.50.000 s/d Rp. 1.000.000.
Perlu difahami juga, komponen taman softscape yang berkategori perdu bukan hanya menggunakan 1 jenis melainkan 3 sampai dengan 4 jenis untuk ukuran taman minimal 50m2.
3. pohon peneduh
Pohon peneduh yang biasa digunakan untuk pembuatan taman dengan minimal luas 50m2 menggunakan 3 pohon yang jenisnya bisa sama ataupun berbeda tergantung selera, harga pohon peneduh yang akan digunakan untuk pembuatan taman dengan minimal luas 50m2 berkisar antara Rp. 1.000.000 s/d Rp. 25.000.000.
Nah, sedikit demi sedikit mulai terbuka, mengapa jasa taman bingung menentukan harga pembuatan taman, karena harga komponen yang digunakan pada tiap-tiap jenisnya berbeda.
Agar anda tidak bingung maka admin akan memberikan gambaran harga pembelian komponen softscape dengan harga terendah.
Ingat ini adalah harga patokan pembelian komponen jangan sampai anda berfikir komponen yang dibeli sudah plus jasa pasang.
Setelah bahasan mengenai harga komponen maka kami akan menguraikan jumlah kebutuhan komponen softscape yang akan digunakan untuk taman yang luasnya 50m2.
Jumlah komponen softscape yang akan digunakan berpatok kepada ukuran diameter komponen yang dijual dipasaran ?
Parlu kami luruskan bahwa tidak jarang keinginan membuat taman dengan niat berhemat menjadi jebakan, pasalnya komponen softscape sudah menjadi industri massal yang mana ada ketetapan ukuran diameter yang telah diberlakukan yang berpatok kepada ukuran polybag
1. diameter tanaman ground cover berkisar antara 13 s/d 19 mm
2. diameter tanaman perdu berkisar antara 25 s/d 40 mm
3. diameter pohon berkisar antara 80 s/d 120 mm
Lalu pertanyaannya bagaimana menentukan jumlah komponen softscape yang akan digunakan ?
Disini kami juga akan menjelaskan rumusan penggunakan komponen softscape ?
pada halaman sebelumnya “konsep taman minimalis” mengunakan rumusan 50% dari total area, sedangkan selain taman minimalis menggunakan rumusan 30% dari total area, maksudnya 50% ataupun 30 % tersebut merupakan angka yang akan diisi oleh komponen softscape tadi. Sebagai contoh. (50m2 : 30% = 15m2), 15m2 tersebut adalah jumlah area yang akan diisi oleh komponen softscape, namun dari ukuran 15 m2 yang telah ditentukan tadi harus di pecah untuk masing-masing kebutuhan komponen softscape (tanaman ground cover, perdu dan pohon peduh).
Pertanyaannya bagaimana cara menghitung kebutuhan pada tiap-tiap komponen softscape ?
Agar anda tidak nambah dipusinging dengan angka-angka maka admin akan langsung menjelaskan kebutuhan komponen pada tiap kategorinya.
Dari 15 m2 akan kita pecah menjadi 3 bagian. Yaitu:
a. 8 m2 untuk kategori tanaman ground cover
b. 4 m2 untuk kategori tanaman perdu
c. 3 meter untuk kategori pohon peneduh
Jangan dulu bertanya kenapa pada masing-masing kategori ukuran m2 berbeda ? tapi kalau anda penasaran kami akan sedikit menjelaskan mengapa kategori tanaman ground cover lebih mendominasi ? Alasan mengapa tanaman ground cover lebih mendominasi adalah akan dijadikannya tanaman ground cover sebagai border taman. yang mana border taman sangat berguna untuk menciptakan nuansa ataupun menciptakan degradasi pandangan.
Mari kita hitung jumlah kebutuhannya.
A. 8 m2 : ukuran diameter tanaman ground cover yang banyak dijual dipasaran Dm 0,13=
• 1m2 : 0.13 = 57,76 x 8m2= 462.08
angka 462.08 tersebut merupakan jumlah tanaman ground cover yang akan digunakan. namun kita perlu menggenapnya agar tidak pusing. yang seharusnya 462.08 dirubah menjadi 462
setelah jumlah kebutuhan didapatkan maka kita perlu mengkalikan dengan harga pembelian. yakni 462 X pembelian terendah Rp. 4.500= Rp. 2.079.000
dengan kata lain jumlah tanaman yang harus disediakan dengan luas 50 m2 adalah 462 dengan harga pembelian keseluruhan tanaman ground cover adalah Rp. 2.079.000
B. 4 m2 : ukuran diameter tanaman perdu banyak dijual dipasaran Dm 0,25=
• 1m2 X 0.25 = 16 x 4 = 64 (tanaman perdu)
angka 64 tersebut merupakan jumlah tanaman perdu yang akan digunakan yang perlu dikalikan dengan harga pembelian (64 X pembelian terendah Rp. 50.000 = 3.200.000)
C. 3 m2 : ukuran diameter pohon peneduh yang banyak dijual dipasaran Dm 100 cm =
• 1m2 X 100 = 1 x 3 = 3 (pohon)
angka 3 tersebut merupakan jumlah pohon yang akan digunakan yang perlu dikalikan dengan harga pembelian (3 X pembelian terendah Rp. 1000.000 = 3.000.000)
“bila dijumlahkan total pembelanjaan komponen softscape untuk taman yang berukuran luas 50m2 adalah Rp. 8.279.000 dengan jumlah komponen softscape 529
setelah angka didapatkan maka kita akan menghitung berapa jatuhnya pembelanjaan komponen per m2 dengan luas 50m2
total belanja Rp. 8.279.000 : 50m2 = Rp.165.580
harga komponen per 1 m2 dengan luas 50m2 adalah. Rp. 165. 580
Pertanyaannya. Apakah harga pembelian komponen tersebut sudah termasuk rumput ?
Jawab: harga pembelanjaan tersebut belum termasuk rumput ? karena materi diatas hanya menjelaskan mengenai pembelanjaan komponen softscape. dari itu untuk melengkapi materi maka admin akan menguraikan juga mengenai kebutuhan rumput. Dibahasan awal kami telah menjelaskan bahwa komponen softscape yang digunakan adalah 30% dari total area. dengan kata lain rumput yang akan digunakan adalah kebalikan dari angka 30% dari total area 100%.
70% merupakan angka area yang harus di sediakan untuk rumput?
50 m2 : 70% = 35 m2. (35 m2 adalah total area yang akan ditanami rumput)
Pertanyaannya: berapa harga rumput per m2 ?
Sebenarnya harga rumput permeter persegi dijual dengan harga yang bervariasi. ada yang menjual 25 rb, 30rb, sampai dengan 50m2 per 1 m2 tergantung dimana anda membeli rumput tersebut. tapi harga rumput tersebut belum termasuk ongkos kirim dan jasa pemasangan. Nah untuk mempermudah mengkalkulasikan harga taman maka admin akan mengambil harga jual rumput terendah.
Harga rumput per m2 Rp. 25.000 X 35m2 = Rp. 875.000.
Setelah mengetahui pembelian rumput maka kita akan menjumlahkan harga pembelian rumput dengan harga pembelanjaan komponen softscape. Harga pembelian rumput untuk luas 50 m2 adalah Rp. 875.000 + harga pembelanjaan komponen softscape adalah Rp. 8.279.000 = total anggaran yang harus disediakan untuk belanja komponen dan rumput adalah Rp. 9.154.000.
• biaya yang harus di sediakan untuk belanja komponen dan rumput adalah. Rp. 9.154.000
Agar kita mengetahui berapa harga komponen taman dan rumput per 1m2nya dengan luas 50m2 maka kita akan membagikan angka yang telah didapat dengan jumlah luas area.
Belanja komponen dan rumput Rp. 9.154.000 : luas taman 50m2= 183.080 per 1m2
Intinya luas taman 50m2 memerlukan biaya 183,080 per 1 m2
Demikianlah uraian mengenai rincian biaya pembuatan taman taman.

26 Jan 2017

Vertical Garden dan Roof Garden Menjadi Idola PemProv dalam Mewujudkan Ruang Terbuka Hijau

Mewujudkan Ruang terBuka Hijau sebesar 30 % sesuai peraturan tata ruang perkotaan kini bukan hal yang mustahil. Sebagai contoh DKI Jakarta saat ini hanya mempunyai kisaran 9,8 % area RTH masih mempunyai harapan optimis untuk mewujudkan impian dan mengejar angka 30 % dalam rangka memberikan ruang udara terbuka dan menambah supplay oksigen bagi lingkungannya.

Yang tidak kalah penting adalah banjir yang selalu menghantui warga Ibu kota akibat sempitnya kota ini akan alokasi daerah resapan air. Kurangnya daerah resapan air mengakibatkan air hujan terjadi run off dan akan langsung diteruskan ke daerah rendah di sekitarnya. Ini yang setiap tahun menjadi langganan warga ibukota bahkan puncaknya menjadi langganan setiap 5 tahunan.

Bagaimana mengatasi hal ini? hutan hutan beton yang memenuhi ruangan lahan ibu kota apakah mampu mengendalikan dan mencegah bahaya banjir? Apakah dinding beton yang ditumbuhi ACP-ACP bahkan kaca-kaca akan mampu mengurangi emisi carbon atau bahkan sebaliknya?

Ada cara yang jitu namun terkadang dianggap sepele oleh kebanyakn warga karena adanya pola dan gaya hidup yang diikuti oleh berbagai aktivitas dan kesibukan setiap harinya. Adalah Kegiatan Penanaman maupun penghijauan? Kalau sudah sempit lahanyya dimana lagi kita harus melakukan penanaman, berapa besar biaya untuk membebaskan lahan untuk kegiatan ini?

Adanya kemajuan teknologi di bidang Pertanian saat ini sangat berjasa dalam usaha memberikan solusi yang significant mengatasi problem lingkungan di perkotaan. Aktivitas penghijauan tidak lagi memerlukan lahan dan tanah, bahkan saat ini penghijauan dapat dilakukan di dinding dinding beton bahkan atap bangunan. Teknologi itu adalah Vertical garden dan Roof garden. Dengan teknologi aeroponik dan hidroponik kegiatan ini mampu mengatasi masalah ini . Sistem budidaya dan teknologi pengairan yang hemat energy dan ramah lingkungan sangat berperan dalam mengatasi problem lingkungan di kota besar.

Inilah manfaat vertical garden maupun roof garden:
1. Mempu mensuplay pasokan Oksigen
2. Meredam suara bangunan di dalamnya
3. Menahan air hijan
4. Menahan laju run off air ke daratan
5. Mengurangi ancaman bahaya banjir
6. Menambah nilai property
7. Ramah lingkungan
8. Menambah keindahan/estetika dan kenyaman bangunan

Mari kita impikan dan cita-citakan untuk mewujudkan RTH kota Jakarta dengan waktu singkat mencapai 30 % bahkan lebih, menjadi kota bernuansa hijau dan ramah lingkungan.