We Serve With Hearth…
23 Feb 2022

Yuk, Bikin Hutan Mini Di Halaman Rumah !

Hutan merupakan suatu kumpulan tumbuhan dan juga tanaman, terutama pepohonan atau tumbuhan berkayu lain, yang menempati daerah yang cukup luas. Lantas, bisakah hutan dibuat di dalam area rumah? Jawabannya, tentu bisa!
Solusinya adalah merancang hutan ukuran mini. Konsep dan cara membuatnya hampir tak jauh berbeda dengan taman. Akan tetapi bila taman bisa dihadirkan lewat lahan terbatas, berbeda halnya dengan hutan mini.
Lahan yang dibutuhkan harus beberapa meter persegi lebih luas. Sebab ukuran tanaman yang akan diletakkan juga lebih besar dengan jumlah yang lebih banyak. Tak hanya tanaman saja, pohon juga harus dihadirkan dalam hutan mini.
Pohon-pohon untuk hutan mini bisa dibagi menjadi tiga bagian: pohon jenis besar sebagai payung, pohon menengah untuk pengisi bidang tengah, dan pohon jenis semak untuk mengisi bidang bawah.
Menurut Decky dari pengamat Hutan Kota menjelaskan, bahwa hutan mini tropis tercipta dari lancipan daun bambu yang mengerucut, juntaian daun keladi yang melebar, rapatnya daun pakis, dan gerombolan rumput.
“Sebenarnya hutan mini bisa dibuat sendiri, asal kita tahu bagaimana memilah tanaman yang tepat. Untuk membeli tanaman, hanya memerlukan sekitar Rp2 juta, namun untuk gampangnya, bisa memakai jasa ahli pembuat taman,” tuturnya.
Ditambahkan biaya pembuatan hutan mini dengan jasa ahli berkisar Rp5 juta untuk luas empat meter persegi, hingga Rp50 juta untuk luasan 500 m2.

Sumber: Heliconia Greenery Tips membuat hutan mini
Untuk Anda yang tengah berencana menciptakan hutan mini pada pekarangan sempit, sebaiknya tanaman dan pohon yang hendak ditanam berukuran sedang atau menengah. Jangan paksakan menanam yang berukuran besar karena dapat memakan banyak lahan.
Pohon dan tanaman juga harus yang berkayu dan berdaun lebat, sehingga suasana hutan yang sesungguhnya akan terasa nyata. Perlu diingat, meski ukurannya sedang, namun tanaman sangat tidak disarankan ditanam pada pot, melainkan langsung ke dalam tanah.
Jenis tanaman yang menguatkan unsur hutan adalah tanduk rusa dan paku-pakuan. Kedua tanaman ini memang paling mudah ditemui pada hutan tropis di negara manapun Tumbuhan paku-pakuan. Sumber: pinterest
Sebagai pelengkap hutan mini, beli satu atau dua pohon palem ekor tupai, dan letakkan tumbuhan paku di sekitar akar pohon. Lalu bersihkan batang pohon palem yang nantinya akan menjadi tempat bertumbuh bagi tanduk rusa.
Semprotkan sedikit pupuk cair pada batang pohon, kemudian tempel bibit tanpa akar pakis dan ikat dengan kuat secara hati-hati. Berikan sedikit pupuk cair dengan cara disemprotkan pada tanaman. Setelah tanduk rusa menempel sempurna, lepaskan ikatannya agar tanaman bisa tumbuh dengan baik.
Tak hanya tanaman, hutan mini juga dapat dipercantik dengan bebatuan alam. Contohnya, dengan kehadiran stepping stone atau batu pijakan. Susun sesuai keinginan, atau dengan membentuk pola melengkung yang sejajar dengan posisi tanaman.
Jika masih punya ruang kosong, tempatkan dua buah kursi santai dengan meja bulat kecil di sudut hutan. Jangan lupa, beri setidaknya dua lampu taman agar penampilan hutan mini semakin memikat pada malam hari. Akhirnya, ruang hijau plus relaksasi dari rumah pun bisa Anda nikmati.
Minat hub – By Admin 0812941515322

03 Sep 2019

Trik Merawat Taman Pada Musim Kemarau

5 September 2019
By DQ – Admin

Musim kemarau membuat beberapa daerah di Indonesia mengalami kekeringan dan kesulitan mendapatkan air bersih. Sementara itu, jika Anda memiliki kebun maupun taman yang bunga-bunganya juga mulai layu saat musim kemarau, ada trik yang bisa Anda simak dari The Daily Telegraph berikut ini.

  • Jika Anda baru berniat menanam tanaman, siram benih 3- 7 hari setelah mereka ditanam.
  • Pilih tanaman yang bisa bertahan di saat musim kemarau datang dengan galian tanah yang lebih dalam. Dengan demikian, akar tanaman akan lebih mudah menyimpan air lebih banyak.
  • Siram tanaman di pagi dan sore hari. Sebab di siang hari, air akan menguap sebelum meresap ke dalam tanah dan disimpan akar tanaman.
  • Siram tanaman dengan banyak air dan teratur daripada sedikit namun sering. Kekurangan air akan membuat akar menembus tanah terlalu dalam dan membuat tanaman menderita.
  • Beri rumput atau jerami di sekitar tanaman kemudian tutup dengan plastik setelah menyiraminya. Hal ini dilakukan untuk mencegah penguapan air.
  • Pasang irigasi sprinkle baik metode pop up maupun rotary baik pasang manual dengan menancapkan diujung selang atau telah diinstal secara otomatis
  • Gunakan cover plant maupun , mulsa baik plastic UV maupun dari sisa bahan tanaman di sekitar tanaman agar kelembaban madia tanah terjaga untuk mencegah efek kekeringan tanah di sekitar kebun maupun taman. Media waste dari bekas tanaman dapat juga berfungsi sebagai pupuk organic.

Beberapa tips di atas adalah saran perawatan untuk tanaman yang langsung ditanam di kebun. Sementara untuk tanaman yang ada di pot, ada beberapa tips perawatan yang sedikit berbeda.

  • Tanaman yang ada di pot memang sedikit repot perawatannya di musim kemarau. Sebab akar tidak bisa menembus tanah untuk mencari air lebih. Jadi jika Anda lupa menyiramnya, tanaman akan mati.
  • Gunakan pot yang besar untuk menanam tanaman. Sebab pot kecil lebih cepat panas dan mengering.
  • Kumpulkan tanaman yang ada di pot dalam area yang sama. Ketika berkumpul, tanaman akan menciptakan iklim lembap sederhana yang membuat daun-daun tidak terlalu banyak yang gugur dan membutuhkan air lebih sedikit.
  • Gunakan media gell maupun alcosorb yang dicampur di media tanam agar tanaman bertahan ketika kadar tanah rendah atau terhindar dari kekeringan.

Itulah tips perawatan tanaman maupun taman yang bisa Anda terapkan selama musim kemarau melanda. Semoga berhasi.

Admin – 081294151532

07 Aug 2019

Menikmati Keasrian Rain Forest Garden Di Lingkungan Rumah Anda

Juli 2019
Pernahkan Anda terbayang di pikiran, khususnya yang tinggal di kota kota besar yang panas dapat menikmati suasana hutan maupun pegunungan di rumah anda. Paling instan umumnya menggunakan AC dipasang dirumah untuk menghilangkan kegerahan dari cuaca di luar yg semakin hari berkecimpung dengan udara panas di jalan.
Secercah harapan itu kini bisa kita jumpai dan diterapkan di rumah dengan menghadirkan suasana alami ibarat udara sejuk di pedesaan bahkan Susana hutan hujan pun bisa kita rasakan dan dihadirkan di rumah kita.

gambar-1
Penataan landscaping yang memadukan unsur sofscape maupun hardscape dapat diterapkan di lingkungan rumah anda baik di hunian yang berhalaman minimalis bahkan lahan yang cukup luas. Suasana gemericik air dari hulu pegunungan yang dilirkan dalam riak riak sungai kecil dapat menghiasi bahkan dibuat mengelilingi halaman rumah anda.
Tambahan nozzle dengan penyiraman pengkabutan akan menambah suasana alami loingkungan mikro di rumah anda, karena dari udara yang berhembus dari nozzle pengkabutan akan menambah angin apabila anda berada disekitar taman tersebut. Sambil menikmati gemericik mini water falls yang mengalir diantara bebatuan beserta sungai kecil yg mengalir berputar diantara batu kerikil dan pasir di halaman rumah.
Sisi kanan kiri sungai ditanam tumbuhan lembab seperti jenis lumut shellaginella bisa juga lumut merah untuk menghadirkan Susana ekosistem lumut yang hadir di daerah lembab dan dingin. Ditambah tumbuhan parenial Paku Monyet yang terkadang hanya kita jumpai di daerah puncak . Tumbuhan ini tetap bisa eksis tumbuh di kota besar seperti Jakarta dengan didukung dengan system irigasi misting ( kabut) yang disetting sesuai waktu penyiraman dengan siraman yang sangat halus ( 2 jam sekali pagi sampai sore dengan intensitas 5-10 menit).
Konstruksi air terjun pun dapat dibuat secara alami dengan lapisan HDPE terpal elastis yang anti bocor sampai bertahun tahun yang dilapisi dengan batuan Red lavarock dari gunung berapi akan menambah suasana yang natural di rumah anda. Batu ini juga berfungsi sebagai media tanam tanpa menggunakan tanah karena kandungan mineral yang cukup tingginsebagi unsur hara tanaman.

gambar-2
Kombinasi dengan pohon eksotik juga dapat anda atur di sekitrar area ini seperti pohon fosil kamboja maupun pulai yang muncul diantara bebatuan yang ditanam lumut . Tidak ketinggalam penempatan batu pegunungan diarea ini menjadikan point of interst Rainforest garden di rumah anda. Kolam yang menampung airan air dari hulu juga bisa digunakan untuk memelihara ikan hias, koi maupun ikan kegemaran anda yang lain sehingga bisa dinikmati sambil memberti makan.
Anda ingin menukmati suasana ini tidak perlu mencari daerah wisata ke luar rumah penuh dengan kemacetan mencapai daerahnya,, cukup bisa dinikmati dirumah anda sendiri untuk mengisi waktu luang setiap saat anda di rumah baik liburan maupun slesai melakukan aktivitas keseharian. Tunggu Apalagi……

By Admin – 0812924151532